Type to search

Berita

Dianggap Buruh Harian Lepas, Gugatan Pengangkut Pasir Ditolak

Share
Ilustrasi. (foto: tribunnews.com)

Ilustrasi. (foto: tribunnews.com)

Pontianak | Mengaku telah bekerja sejak tahun1982, Kasman Tarmizi tidak dapat menerima tindakan Direktur CV. Mepanga Raya yang tidak memberikannya upah sejak pertengahan tahun 2015. Kasman yang kesehariannya bekerja sebagai nahkoda kapal pengangkut pasir, dari pulau Limbung ke pangkalan perusahaan yang berada di Pontianak Selatan, akhirnya mengajukan gugatan pemutusan hubungan kerja ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Pontianak.

Ia menuntut agar perusahaan tersebut memberikan uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak, sebagai kompensasi dari putusnya hubungan kerja atas tindakan perusahaan yang tidak lagi membayar upahnya, sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Pasal 169 ayat (1) huruf c dan d Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Terhadap gugatan Kasman, Majelis Hakim PHI Pontianak yang diketuai oleh Hakim Jahoras Siringo-ringo, menemukan fakta hukum berupa hari kerja yang dijalani Kasman hanya 13-21 hari kerja dalam sebulan, dan apabila tiada pekerjaan maka perusahaan tidak memberikan upah. “Majelis berpendapat hubungan kerja yang terjadi antara Penggugat dengan Tergugat dikategorikan sebagai hubungan kerja Buruh Harian Lepas, karena Penggugat bekerja dengan Tergugat tidak melebihi waktu selama 21 hari kerja dalam sebulan, dan Penggugat tidak berkewajiban untuk masuk bekerja secara terus-menerus di perusahaan milik Tergugat dan tidak absen,” ujar Hakim Jahoras, Senin (28/3/2016).

Mempertimbangkan fakta tersebut, PHI Pontianak menilai Kasman tidak dapat membuktikan dalil gugatannya mengeni hubungan kerja antara dirinya dengan perusahaan sebagai pekerja tetap, karena tidak memenuhi syarat-syarat sebagai pekerja dengan status karyawan tetap. “Dalam pokok perkara, menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya,” tegas Hakim Jahoras membacakan amar putusan No. 6/G/Pdt.Sus-PHI/2016/PHI.Ptk. (YUL)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *