Senin, 22 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
682

Mutasi Tak Sesuai Perjanjian Kerja Awal, MA Tolak Kasasi Perusahaan

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta | Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh PT. Hutahaean Group, sebagaimana tertuang dalam amar putusan No. 22 K/Pdt.Sus-PHI/2016. Alasannya, karena Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru No. 9/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Pbr tanggal 8 Juni 2015, telah tepat dalam menerapkan hukum untuk mengabulkan gugatan Editiwarman.

MA menilai, alasan kasasi yang diajukan oleh perusahaan yang berlokasi di Jl. Cempaka, Kota Pekanbaru tersebut, tidak dapat dibenarkan. Sebab, pemindahan tugas (mutasi) yang diperintahkan perusahaan sejak 19 Mei 2014 tidak sesuai dengan perjanjian kerja awal. Editiwarman yang semula menjabat sebagai asisten executive housekeeper di Labersa Grand Hotel, dipindahtugaskan menjadi Kerani C di Kantor Perkebunan Teluk Sono.

Selain itu, MA juga mempertimbangkan perjanjian kerja yang ditanda-tangani telah tidak sesuai dengan Pasal 59 Undang-Undang No. 13 Tahun 2003. “Bahwa berdasarkan bukti-bukti dan keterangan saksi, terbukti PKWT tidak memenuhi ketentuan Pasal 59 UU 13/2003 dan mutasi tidak sesuai dengan Perjanjian Kerja awal, maka PHK terhadap Penggugat harus disertai dengan hak-hak Penggugat berupa uang pesangon 2 x ketentuan,” ujar Hakim Agung Yakup Ginting, Rabu (16/3/2016) lalu di Gedung MA, Jakarta.

Sebelumnya, PHI Pekanbaru telah menjatuhkan hukuman kepada PT. Hutahaean Group, berupa perintah pembayaran uang pesangon sebesar 2 kali ketentuan yang berjumlah Rp.64,4 juta. Kewajiban tersebut akibat berakhirnya hubungan kerja antara perusahaan dengan Editiwarman yang telah bekerja terhitung sejak 7 Nopember 2008, yang kemudian dinyatakan putus oleh PHI Pekanbaru per-2 Juni 2014. (HF)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of