Sabtu, 20 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.318

Telah Disahkan Disnaker, PHI Nyatakan Perjanjian Kontrak Tidak Sah

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bandung | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, menyatakan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) yang dibuat oleh PT. Tsukasa Manufacturing of Indonesia dengan Heru Wibowo dan Sodri, tidak sah dan bertentangan dengan Pasal 59 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003.

Menurut PHI, alasannya adalah karena pekerjaan yang dilakukan oleh perusahaan yang berlokasi di Kawasan EJIP Industrial Park, Cikarang, Bekasi tersebut, bersifat terus menerus dan bersifat tetap sejak berdiri di tahun 1995, yaitu memproduksi komponen elektrik, elektronik dan otomotif. Terlebih bidang pekerjaan yang dikerjakan oleh kedua pekerja itu, adalah sebagai operator di bagian 2ND proccec.

Selain itu, kendati perjanjian kerja kontrak yang ditanda-tangani sejak Juli 2012 telah disahkan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, serta terbukti tergantung pada order dari customer atau perusahaan lain yang bersidat fluktuatif, Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Maringan Marpaung tetap menilai pekerjaan yang dilakukan bukanlah untuk perjanjian kontrak karena faktanya bidang kegiatan kedua pekerja bukan pekerjaan tambahan.

“Menyatakan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu antara Tergugat dengan para Penggugat berubah menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu sejak 4 Juli 2012, mewajibkan Tergugat untuk memanggil dan memperkerjakan kembali para Penggugat sebagai pekerja tetap sejak 14 hari ini putusan dibacakan,” ujar Hakim Maringan membacakan amar putusan bernomor 17/Pdt.Sus-PHI/2016/PN.Bdg, Selasa (26/4/2016). (HAF)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of