Senin, 23 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
879

Tidak Didaftar ke BPJS & Tak Bayar Hak Upida, PKA Dapat Dicabut Izin Usahanya

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Cirebon | Seolah hendak lari dari tanggung jawab, hingga kini PT. Pusaka Kali Agung enggan membayarkan hak-hak Alm. Upida (21) yang meninggal dunia karena kecelakaan. Alasan perusahaan melalui pimpinannya, Niki, sedang mencari waktu yang tepat untuk menyerahkan uang duka kepada keluarga korban.

Upida yang kala itu sedang mengandung sembilan bulan, terlibat kecelakaan di Jalur Pantura Jamblang, Cirebon belum lama ini. Pihak perusahaan tempat ia bekerja, tidak mengetahui secara pasti kecelakaan tersebut. Perusahaan juga mengaku tidak mendaftarkan Upida ke dalam Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), karena Upida dianggap bukan sebagai pekerja tetap, melainkan hanya buruh harian biasa.

Dalam Pasal 1 angka 5 Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm), yang dimaksud pekerja adalah setiap orang yang bekerja dengan menerima upah atau imbalan dalam bentuk lain. Aturan tersebut, tidak menyebutkan bahwa peserta program JKK atau JKm haruslah pekerja tetap.

Pengakuan perusahaan terhadap Upida yang merupakan salah satu karyawannya, telah cukup membuktikan adanya kewajiban perusahaan untuk bertanggung jawab atas segala resiko kecelakaan kerja hingga kematian, dan wajib membayar hak-hak pekerja sesuai dengan ketentuan perundang-undangan ketenagakerjaan, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 35 ayat (1) PP 44/2015.

Adapun hak-hak Alm. Upida sesuai dengan Pasal 34 ayat (1) huruf a dan c PP 44/2015, yang wajib dibayar oleh PT. Pusaka Kali Agung, adalah santunan kematian sebesar Rp.16,2 juta, dan biaya pemakaman sebesar Rp.3 juta. Apabila hak tersebut tidak dipenuhi, selain dapat dituntut ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI), berdasarkan Pasal 59 ayat (4) dan Pasal 60 ayat (1) huruf a PP 44/2015, PT. Pusaka Kali Agung juga terancam dicabut izin usahanya. (HAF)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of