Senin, 18 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
889

Bawa Batu Grenda Bekas, PHI Hukum Perusahaan Bayar Pesangon

Ilustrasi. (foto: poskotanews.com)
Ilustrasi. (foto: poskotanews.com)

Medan | Dedi Subrata, akhirnya dinyatakan putus hubungan kerja oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan. Pasalnya, Dedi terbukti tertangkap tangan membawa satu unit batu grenda bekas yang dianggap masih layak pakai, milik PT. Serumpun Indah Lestari pada 6 Januari 2015.

Kejadian tersebut, mengakibatkan Dedi yang baru bekerja sejak 1 Oktober 2014, dikualifikasikan telah melakukan pelanggaran indisipliener, dan pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh perusahaan tempatnya bekerja dinyatakan sah, dengan disertai pembayaran uang pesangon sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (2), ayat (3) dan ayat (4) Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Sebelumnya, Dedi dalam surat gugatannya bertanggal 3 Agustus 2015, menyatakan keberatan jika dianggap mencuri. Sebab, ia ingin meminjam batu grenda tersebut dengan terlebih dahulu meminta ijin security. Namun karena tidak disertai surat keluar, Dedi tidak diperbolehkan untuk membawa barang tersebut, dan ia mengembalikannya ke tempat semula.

Dalam tuntutannya, Dedi meminta agar perusahaan yang berlokasi di Kawasan Industri Medan II, Deli Serdang itu, membayar uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan pengantian hak yang seluruhnya sebesar Rp.41 juta. Ia juga menuntut pembayaran upah selama tidak dipekerjakan sejak Februari sampai dengan Agustus 2015, sebesar Rp.14,7 juta.

Akan tetapi, Dedi tidak berhasil menyakinkan Majelis Hakim yang beranggotakan Hakim Jamaluddin, Ibnu Affan dan Nurmansyah. Melalui putusan bernomor 198/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Mdn, Dedi hanya dinyatakan berhak mendapatkan uang pesangon sebesar Rp.2,4 juta, dan menolak tuntutan pembayaran upah proses. “Menimbang, bahwa oleh karena pemutusan hubungan kerja terhadap Penggugat karena melakukan tindakan indisipliner, maka Penggugat tidak berhak menerima upah selama tidak bekerja atau upah proses,” ujar Hakim Jamaluddin, Kamis (31/3/2016) lalu. (YUL)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of