Type to search

Berita

Dianggap Ultra Petita, MA Batalkan Putusan Bekerja Kembali

Share
Ilustrasi. (Gambar: haluannews.com)

Ilustrasi. (Gambar: haluannews.com)

Jakarta | Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, yang memerintahkan PT. Mitra Unggul Perkasa Kebun Penarikan untuk mempekerjakan kembali Jusman Zebua, dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA), Kamis (9/6/2016). Pasalnya MA menilai, amar putusan PHI bernomor 23/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Pbr tanggal 2 September 2015 tersebut, dianggap bukanlah hal yang dituntut (ultra petita).

Dalam surat gugatannya, Jusman meminta hubungan kerjanya dengan perusahaan yang berlokasi di Jl. Soekarno Hatta itu, agar dinyatakan putus dengan disertai pemberian uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak sesuai ketentuan perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku. Ia juga menuntut agar perusahaan membayar membayar gaji bulan Agustus 2014 sampai dengan Mei 2015, tunjangan hari raya dan cuti tahunan yang seluruhnya sebesar Rp.80,9 juta.

“Bahwa dalam gugatan, Penggugat memohon agar diputus hubungan kerjanya dan diberi kompensasi namun putusan judex facti ultra petita karena mempekerjakan kembali,” ujar Hakim Supandi membacakan pertimbangan hukum dalam perkara yang diregister dengan No. 163 K/Pdt.Sus-PHI/2016 tersebut. Lebih lanjut ia mengatakan, putusan tersebut tidak mempertimbangkan keberadaan surat PHK, sehingga putusan yang mempekerjakan kembali tersebut, dianggap tidak tepat.

“Mengadili sendiri. Menghukum Tergugat membayar kompensasi Pemutusan Hubungan Kerja kepada Penggugat sebesar Rp.53,8 juta,” tegas Supandi didampingi Fauzan dan Dwi Tjahyo Soewarsono selaku Hakim Anggota. (HAF)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *