Type to search

Berita

Lima Hari Tak Masuk Kerja, PHI Hukum Perusahaan Bayar Ganti Rugi

Share
Gedung PHI Surabaya.

Gedung PHI Surabaya.

Surabaya | Lantaran mengakhiri secara sepihak perjanjian kerja waktu tertentu yang telah dibuat, PT. Tunggal Jaya Steel dihukum untuk membayar ganti rugi sebesar Rp.6,8 juta kepada Agus Cahyono, oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Surabaya, berdasarkan Putusan No. 15/G/2016/PHI.Sby, Kamis (31/3/2016) lalu.

Semula Agus dianggap telah melakukan tindakan yang mengakibatkan dirinya dianggap mengundurkan diri oleh perusahaan, akibat tidak masuk bekerja sebanyak 5 (lima) hari kerja dalam sebulan secara tidak berturut-turut. Agus akhirnya diputuskan hubungan kerja sejak tanggal 11 September 2013, padahal perjanjian kerja kontraknya baru akan berakhir pada tanggal 27 Desember 2013.

Tak terima dengan perlakuan perusahaan yang berlokasi di Jl. Raya By Pass, Krian tersebut, akhirnya pada 20 Januari 2016, Agus mengajukan gugatan pemutusan hubungan kerja. Dalam surat gugatannya, Agus meminta dirinya dipekerjakan kembali ditempat semula, dengan disertai pembayaran upah selama tidak diperbolehkan bekerja sebesar Rp.70,5 juta.

Didalam fakta persidangan yang dipimpin oleh Hakim Isjuaedi sebagai Ketua Majelis, alasan perusahaan memutuskan perjanjian kontrak dikarenakan telah dianggap mengundurkan diri akibat tidak masuk bekerja sebanyak lima hari kerja, dinilai Hakim tidak memenuhi unsur Pasal 168 Undang-Undang No. 13 Tahun 2003. Isjuaedi berpendapat, surat panggilan yang dilayangkan perusahaan kepada Agus Cahyono, bukanlah surat panggilan bekerja tetapi ajakan berunding.

“Menimbang, bahwa oleh karena Tergugat mengakhiri hubungan kerja dengan Penggugat terhitung 11 September 2013, sedangan berdasarkan Pasal 13 kontrak kerja berakhir pada tanggal 27 Desember 2013. Maka Tergugat wajib membayar ganti rugi upah secara tunai dan sekaligus kepada Penggugat, sampai batas waktu berakhirnya masa berlaku kontrak kerja yaitu tanggal 27 Desember 2013,” papar Isjuaedi. (YUL)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *