Jumat, 20 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
743

Menangkan Pengusaha, MA Kabulkan Kasasi Ketua Serikat Pekerja

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta | Majelis Hakim Kasasi Mahkamah Agung (MA) yang beranggotakan Hakim Agung Zahrul Rabain, Dwi Tjahyo Soewarsono dan Arsyad, meskipun memutuskan untuk menyatakan batal demi hukum atas pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh PT. Mondrian terhadap Erik Ahmad Hidayah. Namun kemudian, MA menyatakan hubungan kerja berakhir terhitung sejak terbitnya Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Semarang.

Dalam permohonan kasasi yang diregister dengan perkara No. 256 K/Pdt.Sus-PHI/2015, Erik meminta MA untuk memerintahkan perusahaan yang beralamat di Jl. KH Hasyim Ashari, Klaten itu, mempekerjakan kembali dirinya pada jabatan dan bagian semula. Tak hanya itu, Erik juga meminta MA untuk menetapkan hak-haknya atas upah selama tidak dipekerjakan sejak bulan Desember 2013.

Kendati yang dimohonkan Erik demikian, akan tetapi MA menilai, tindakan PHK terhadap Erik yang juga sebagai Ketua Serikat Pekerja di PT. Mondrian, belumlah dapat dikatakan sebagai pelanggaran terhadap kebebasan berserikat. Sebab, hingga gugatan diajukan belum ada tindak lanjut dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Dinas Tenaga Kerja. Namun demikian, menurut MA, PHK terhadap Erik dapat dikabulkan dengan kualifikasi PHK efisiensi.

Atas alasan tersebut, MA berpendapat untuk mengabulkan permohonan kasasi Erik, atas Putusan PHI Semarang No. 18/Pdt.Sus-PHI/2014/PN.Smg, yang sebelumnya telah menyatakan gugatannya tidak dapat diterima (Niet Onvankelijke verklaard). “Mengadili sendiri. Menyatakan hubungan kerja antara Penggugat dengan Tergugat putus terhitung sejak tanggal 8 Januari 2015,” ujar Hakim Agung Zahrul, Senin (4/5/2015). (YUL)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of