Rabu, 17 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
745

Berganti Shift Kerja, PHI Sahkan Penghilangan Tunjangan Jabatan

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bandung | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, menolak gugatan Sadino yang meminta agar PT. Bhineka Tatamulya Industri kembali memberikan tunjangan jabatan sebesar Rp.300 ribu setiap bulannya, yang tidak lagi diberikan sejak Maret 2015. “Mengadili. Menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya,” ujar Hakim Maringan Marpaung membacakan amar Putusan No. 7/Pdt.Sus-PHI/2016/PN.Bdg, Jum’at (4/3/2016) lalu.

PHI menilai, penghilangan tunjangan jabatan yang biasa diterima Sadino, akibat dari adanya perubahan jadwal kerja Sadino yang semula kerja shift menjadi non-shift. Berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama, dalam Pasal 12 huruf b ayat (2), terdapat klausul yang mengatur pemindahan/demosi pekerja, maka upahnya tidak boleh dkurangi, kecuali jabatan atau fasilitas lainnya.

“Menimbang, bahwa dengan demikian, perubahan jadwal kerja Penggugat dari shift menjadi Non shift, berakibat hukum hilangnya tunjangan jabatan sebesar tiga ratus ribu rupiah, dengan demikian petitum angka 2 sampai dengan 4 dan petitum angka 6 harus dinyatakan ditolak,” tegas Maringan.

Lebih lanjut Maringan menegaskan, bahwa penghilangan tunjangan jabatan tidak ada kaitannya dengan tuduhan adanya pelanggaran kebebasan berserikat, sebagaimana yang menjadi salah satu tuntutan Sadino, agar perusahaan yang berlokasi di Pangkalan V, Bantargebang, Kota Bekasi tersebut, dinyatakan telah melanggar Pasal 28 dan Pasal 29 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000. (YUL)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of