Type to search

Berita

Berhutang di Perusahaan? MA Tidak Benarkan Potong Pesangon

Share
Ilustrasi. (foto: kabarjambi.net)

Ilustrasi. (foto: kabarjambi.net)

Jakarta | Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi PT. Bank Negara Indonesia (BNI), yang salah satu dalilnya adalah meminta MA untuk menghukum Desy Elviana melakukan pembayaran utang, dengan cara mengurangi hak atas uang pesangon yang telah ditetapkan oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru. “Utang Termohon Kasasi tidak dapat diperhitungkan kepada hak kompensasi pemutusan hubungan kerja,” tutur Hakim Agung Supandi.

Menurut MA, utang yang menjadi kewajiban Desy kepada BNI sebesar Rp.535,2 juta, diikat dalam 2 (dua) perjanjian kredit yang mempunyai aturan dan tunduk pada ketentuan tersendiri. Sehingga dalil permohonan kasasi BNI yang menyatakan, PHI Pekanbaru tidak cermat dengan tidak memasukkan utang dalam perhitungan uang pesangon, tidak dapat dibenarkan.

Padahal, kewajiban setiap pekerja untuk menyelesaikan seluruh pelunasan pinjaman saat berakhirnya hubungan kerja, telah diatur dalam Pasal 74 Perjanjian Kerja Bersama. “Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi,” ujar Supandi membacakan amar putusan tingkat kasasi No. 68 K/Pdt.Sus-PHI/2016, Kamis (19/5/2016).

Sebelumnya, melalui putusan No. 21/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Pbr tanggal 7 Juli 2015, PHI telah memerintahkan perusahaan perbankan yang berkantor cabang di Jl. Jend. Sudirman, Pekanbaru itu, untuk membayar kepada Desy yang telah terbukti melakukan pelanggaran indisipliener, berupa uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak sebesar Rp.108,2 juta, serta menerbitkan Surat Keterangan Kerja. (YUL)

2 Comments

  1. Wawan lamusu 4 April 2018

    Mohon maaf saya ingin tanyakan apakah perusahaan dapat melakukan pemotongan dana jamsostek karyawanya yang punya kredit

    terimakasih

    Balas
  2. Joko purnomo 21 Juli 2018

    Saya mau menayakan apa boleh uang pesangon PHK. Di potong karena di angap oferlimit pengobatan oleh perusahaan. Banyak teman2 saya yang nerima uang pesangon terus di potong oleh perusajaan. Mohon sarannya. Trimakasih

    Balas

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *