Rabu, 17 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
473

Kegiatan Usaha Sejak 2010, PHI Anggap Masih Dalam Penjajakan

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Surabaya | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Surabaya, menolak seluruhnya gugatan Frans Tjahjanegara, Senin (29/8/2016) lalu. Majelis Hakim yang diketui oleh Hakim Jihad Arkanuddin menyatakan sah 3 (tiga) surat perjanjian kerja waktu tertentu, yang sebelumnya oleh Frans dimintakan batal akibat bertentangan dengan Pasal 59 Undang-Undang No. 13 Tahun 2003.

“Mengadili, dalam konvensi. Menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya,” tegas Hakim Jihad membacakan amar putusan yang diregister dengan perkara No. 84/G/2016/PHI.Sby itu. Ditolaknya gugatan Frans, lantaran PHI Surabaya mengkualifikasikan kegiatan usaha PT. Mega Prima Mulia sebagai kegiatan usaha yang masih berhubungan dengan produk baru, dan masih dalam masalah penjajakan.

Menurut Majelis Hakim, hal demikian terbukti dari adanya surat dari Magna Industrial Co, Limited mengenai penunjukkan PT. Mega Prima Mulia yang berlokasi di Jl. Dupak Rukun, Asemrowo, Surabaya itu, sebagai distributor tunggal pelumas mesin omega untuk wilayah pemasaran di Indonesia sejak 16 Maret 2010.

“Menimbang, bahwa dari fakta hukum tersebut di atas, maka Majelis Hakim berpendapat, perusahaan melakukan kegiatan baru, dimana kegiatan usahanya masih berhubungan dengan produk baru dan masih dalam penjajakan, maka berdasarkan Pasal 59 ayat (1) UU 13/2003, Tergugat dapat membuat perjanjian kerja dengan Penggugat berdasarkan perjanjian kerja untuk waktu tertentu,” ujar Hakim Jihad. (YUL)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of