Kamis, 18 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.093

Meski Ada Putusan MK, Ini Alasan MA Tetap Nyatakan Gugatan Kadaluarsa

Gedung Mahkamah Agung, Jakarta.
Gedung Mahkamah Agung, Jakarta.

Jakarta | Mahkamah Agung (MA) menyatakan gugatan Sri Muji Rahayu, dkk (4 orang) terhadap PT. Richtex Garmindo, kadaluarsa dan terhadap tuntutan dalam pokok materi menjadi ditolak seluruhnya. “Dalam pokok perkara. Menyatakan gugatan para Penggugat kadaluarsa,” tegas Hakim Agung Mahdi Soroinda Nasution, Senin (15/2/2016) lalu, saat membacakan amar putusan dalam perkara tingkat kasasi bernomor 692 K/Pdt.Sus-PHI/2015.

Majelis Hakim kasasi yang juga beranggotakan Hakim Horadin Saragih dan Buyung Marizal tersebut, menilai, Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 100/PUU-X/2012 tentang dinyatakan tidak mengikatnya secara hukum ketentuan Pasal 96 Undang-Undang No. 13 Tahun 2003, bukanlah hal yang diartikan berlaku surut. Hal demikian diputuskan, setelah ditelusuri adanya Putusan MA yang telah berkekuatan hukum tetap dalam perkara dengan subyek penggugat dan tergugat yang sama, dengan amar gugatan dinyatakan tidak dapat diterima.

Dalam pertimbangannya, MA berpendapat, berdasarkan rumusan hukum Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung tanggal 19-20 Desember 2013, gugatan baru setelah gugatan sebelumnya dinyatakan tidak dapat diterima, hanya dapat diajukan kembali maksimal dua tahun sejak tanggal 28 Desember 2010, yaitu selambat-lambatnya tanggal 27 Desember 2012.

Sedangkan faktanya, putusan yang amarnya menyatakan gugatan tidak dapat diterima tersebut, melalui Putusan Nomor 401 K/Pdt.Sus/2009 tanggal 27 Agustus 2009, baru diajukan gugatan kembali pada tanggal 16 Maret 2015, yaitu empat tahun lebih setelah putusan dalam perkara yang sama berstatus inkracht. “Oleh karena gugatan diajukan lebih dari dua tahun, maka tepat dan berdasar hukum gugatan Para Penggugat/Termohon Kasasi dinyatakan kadaluwarsa,” tegas Hakim Mahdi. (YUL)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of