Minggu, 15 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
628

Tak Punya SIM, PHI Anggap Mutasi Tidak Sah

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Surabaya | Kendati dipindah-tugaskan berkali-kali, Hendricus F Oentoro tetap melaksanakannya dengan baik. Sejak awal ia bekerja tahun 2000, PT. Mahakam Kencana Intan Padi menempatkannya sebagai security, lalu pada Mei 2014 dimutasi menjadi marketing, tiga bulan kemudian disusul menjadi pembina non security, tak lama setelahnya dipindahkan menjadi office boy, lalu kembali ditempatkan sebagai pembina non security dan office boy lagi.

Kali ini, Hendricus menolak ditugaskan sebagai sopir (driver) karena tidak mempunyai keahlian mengendarai kendaraan, dan lagi pula tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Ia menduga pemindahan tugas tersebut adalah akal-akalan, dan sangat dipaksakan dengan tujuan agar ia tidak lagi kerasan lalu mengundurkan diri.

Terhadap hal demikian, ia menggugat perusahaan yang berlokasi di Jl. Tales, Surabaya itu, ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Surabaya. Dalam tuntutannya, Hendricus meminta surat mutasi yang diberikan perusahaan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, dan meminta ditetapkan hak-haknya berupa uang pesangon yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp.132,4 juta.

Menanggapi alasan-alasan Hendricus, PHI berpendapat, tindakan perusahaan tidak sesuai dengan tujuan mutasi, yakni demi peningkatan dan kelancaran perusahaan. Dengan demikian, menurut Majelis Hakim yang beranggotakan Hakim Jihad Arkanuddin, Wahyu Hartono dan Budhy Prathamo tersebut, menilai perintah mutasi kepada Hendricus untuk menjadi sopir tanpa memiliki SIM dan keahlian mengendarai kendaraan roda empat, adalah tidak patut dan tidak layak.

“Mengadili. Menyatakan Surat Rolling Staff atau Mutasi Kerja dari Tergugat terhadap Penggugat, Nomor: 432/OPS/MKIP/IV/2015 tertanggal 04 Mei 2015, tidak sah dan batal demi hukum,” tegas Hakim Jihad saat membacakan amar putusan No. 52/G/2016/PHI.Sby, Senin (20/6/2016) lalu. Selain itu, PHI juga menetapkan pembayaran uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak, sebesar Rp.71,6 juta. (YUL)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of