Kamis, 18 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.296

Kontrak Atas Pekerjaan Musiman Tak Dapat Diperbaharui, PHI Ubah Status Buruh Pabrik Gula

Ilustrasi. (Gambar: haluannews.com)
Ilustrasi. (Gambar: haluannews.com)

Surabaya | Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Surabaya yang diketuai oleh Hakim Isjuaedi, menyatakan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) yang dibuat oleh PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) dengan Abdi Prabowo, dkk (166 orang), berubah menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (tetap).

Perubahan status buruh pabrik gula tersebut, lantaran perusahaan memperbaharui perjanjian kerja para pekerjanya dengan status kontrak berulang-ulang. Hal demikian menurut PHI Surabaya, telah melanggar ketentuan Pasal 4 dan Pasal 5 Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 100 Tahun 2004.

Pertimbangan hukum tersebut didasari dari sifat pekerjaan perusahaan yang berlokasi di Jl. Jembatan Merah, Surabaya itu, adalah merupakan pekerjaan yang bersifat musiman dan tidak sepanjang tahun memproduksi gula. Menurut Isjuaedi, pekerja kontrak yang dipekerjakan secara musiman, maka perjanjian kerjanya tidak dapat dilakukan pembaharuan, berdasarkan ketentuan Pasal 7 Kepmenakertrans No. 100 Tahun 2004.

“Menimbang bahwa berdasarkan Pasal 59 ayat (8) UU No. 13 Tahun 2003 jo. Pasal 7 Kepmenakertrans No. Kep-100/Men/VI/2004, disebutkan: PKWT sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 dan Pasal 5 tidak dapat dilakukan pembaharuan,” tutur Isjueadi membacakan pertimbangan hukum dalan Putusan No. 20/G/2016/PHI.Sby, Selasa (9/8/2016) lalu. (YUL)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of