Rabu, 18 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.113

PHK Dengan Alasan Tak Dibutuhkan, MA Hukum Perusahaan Bayar Pesangon

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta | Tak terima diputuskan hubungan kerja hanya dengan pemberian uang pesangon sebesar 1 (satu) bulan upah, atas alasan sudah tidak dibutuhkan lagi oleh perusahaan. Akhirnya Krisman Simorangkir ditetapkan hak-haknya sebesar lebih dari Rp.106 juta oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Perusahaan tempat bekerja Krisman, PT. Eunindo Usaha Mandiri mengajukan keberatan atas Putusan PHI Jakarta Pusat bernomor 135/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Jkt.Pst tersebut. Dalam memori kasasi yang diajukan ke Mahkamah Agung (MA), perusahaan menuduh Krisman telah melakukan kebohongan besar hingga merugikan perusahaan.

Namun MA menilai, perusahaan yang berada di Jl. Jend. Sudirman, Jakarta Pusat itu, tidak dapat membuktikan tuduhannya. “Bahwa tidak terbukti Penggugat melakukan pelanggaran Peraturan Perusahaan, dan oleh karenanya pemutusan hubungan kerja terhadap Penggugat harus disertai dengan kompensasi pesangon 2 (dua) kali ketentuan Pasal 156 ayat (2) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, uang penggantian hak, uang penghargaan masa kerja dan upah proses,” ujar Hakim Agung Yakup Ginting.

“Mengadili, menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi PT. Eunindo Usaha Mandiri tersebut,” lanjut Yakup membacakan amar putusan Nomor 202 K/Pdt.Sus-PHI/2016, Rabu (18/5/2016) lalu. (YUL)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of