Rabu, 13 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.168

Setelah Tiga Tahun Baru Dikontrak Lagi, MA: Tolak Kasasi Perusahaan

Ilustrasi. (gambar: hukamim.blogspot.com)
Ilustrasi. (gambar: hukamim.blogspot.com)
Ilustrasi. (gambar: hukamim.blogspot.com)

Jakarta | Merasa diperlakukan tidak adil, akhirnya gugatan Ardi Januar dikabulkan sebagian oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam putusannya, PHI menyatakan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) yang dibuat oleh PT. Jakarta Kyoei Steel Works, Tbk dengan Ardi, berubah menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (pekerja) tetap, dan perusahaan diwajibkan membayar uang pesangon sebesar Rp.56,2 juta.

Dikabulkannya gugatan Ardi, lantaran dirinya tidak lagi diminta untuk menanda-tangani kontrak, setelah kontrak pertamanya selama setahun sejak Juni 2010 berakhir. Namun tiba-tiba pada bulan September 2013, ia diminta untuk menanda-tangani kontrak baru. Selang setahun kemudian, Ardi diakhiri hubungan kerjanya dengan alasan perjanjian kerja sudah berakhir, tulisnya dalam surat gugatan yang diregister dengan No. 152/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Jkt. Pst bertanggal 5 Nopember 2015 itu.

Tak terima dengan Putusan PHI Jakarta Pusat, perusahaan yang berlokasi di Kawasan Industri Pulogadung tersebut, mengajukan keberatan ke Mahkamah Agung (MA). Dalam memori kasasinya, perusahaan tetap keukeuh pada perjanjian kerja kontrak yang telah disepakati, yakni berakhir dengan sendirinya tanpa adanya tuntutan ganti rugi apapun, termasuk uang pesangon.

Dalam putusan bernomor 460 K/Pdt.Sus-PHI/2016, MA menilai alasan keberatan yang diajukan perusahaan, merupakan hasil penilaian pembuktian yang telah dilakukan oleh PHI Jakarta Pusat. “Mengadili, menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi, PT. Jakarta Kyoei Steel Works, Tbk,” tegas Hakim Agung Mahdi Soroinda Nasution, Senin (26/7/2016) lalu. (YUL)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of