Minggu, 21 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.121

Sujud Syukur Warnai Pembebasan Pengurus Serikat Buruh

Mass aksi dari DPC KEP KSPI lakukan sujud syukur di depan Kantor Kejari Gresik.
Mass aksi dari DPC KEP KSPI lakukan sujud syukur di depan Kantor Kejari Gresik.
Massa aksi dari DPC KEP KSPI lakukan sujud syukur di depan Kantor Kejari Gresik, Rabu (5/10) lalu.

Gresik | Setelah di dituduh memalsukan surat keterangan gaji, akhirnya Agus Setia Budi yang berstatus pengurus serikat pekerja, dibebaskan oleh Kejaksaan Negeri Gresik, Rabu (5/10) kemarin. Pembebasan Agus diwarnai dengan aksi ratusan massa buruh, yang merupakan anggota dari Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan (FSP KEP-KSPI). Mereka secara spontanitas, melakukan sujud syukur di depan Kejaksaan Negeri, setelah melihat Agus keluar dari Kantor Pengacara Negara tersebut.

Sebelum pembebasan Agus, sempat terjadi ketegangan antara  Effendi selaku Kuasa Hukum dengan Lucas Prakoso selaku Kepala Pengadilan Negeri Gresik, terkait mekanisme penahanan Agus. PN menegaskan, bahwa tidak ada surat penahanan atas nama pekerja PT. Titani Alam Semesta itu. “Jadi seharusnya Agus tidak ditahan,” tegas Lucas.

Namun penjelasan Lucas, berbanding terbalik dengan keterangan yang diberikan oleh Kepala Kejari, yang menyatakan pembebasan Agus hanya dapat dilakukan, jika ada surat penjaminan bebas dari PN. Setelah melakukan orasi dan negosiasi selama hampir sejam, akhirnya sekitar Pukul 15.30 Wib, pihak Kejari membebaskan Agus tanpa syarat.

Sekedar informasi, selain menuntut pembebasan rekan sesama anggota serikat, massa buruh juga mendesak agar Kejari melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran hak buruh oleh PT. Titani, yang diantaranya dapat diancam dengan pidana. (JAR)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of