Selasa, 15 Oktober 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
2.736

Wajar Demo, Kenaikan UMP Jakarta Tahun 2017 Berkisar Rp.287 Ribu

Pasukan Garda Metal sedang mengawal aksi ribuan anggota KSPI pada Mei 2016 lalu di Sumatera Utara. (foto: sumatra.bisnis.com)
Pasukan Garda Metal sedang mengawal aksi ribuan anggota KSPI pada Mei 2016 lalu di Sumatera Utara. (foto: sumatra.bisnis.com)
Pasukan Garda Metal sedang mengawal aksi ribuan anggota KSPI. (foto: sumatra.bisnis.com)

Jakarta | Rilis angka inflasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) sejak bulan September 2015 hingga akhir Agustus 2016, menunjukkan angka 4,22%. Sedangkan nilai pertumbuhan ekonomi pada kwartal triwulan I dan II pada tahun 2016 adalah sebesar 5,04%. Kedua nilai tersebut, apabila dijumlahkan maka berkisar pada angka 9,26%.

Inflasi dan pertumbuhan ekonomi menjadi angka penentu kebijakan Pemerintah Daerah melalui Gubernur, dalam menghitung besaran upah minimum pada tahun mendatang. Hal demikian, diatur secara rigit oleh ketentuan Pasal 44 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Dalam penjelasannya, PP 78/2015 menentukan mekanisme penghitungan besaran upah minimum yang akan ditetapkan. Yaitu menghitung angka inflasi per-September tahun lalu hingga tahun berjalan, dan nilai pertumbuhan produk domestik bruto, sejak periode kwartal I hingga kwartal IV tahun berjalan. Penjumlahan dari kedua nilai diatas, kemudian menjadi angka pengali dengan besaran upah minimum tahun sebelumnya.

Semisal upah minimum propinsi di DKI Jakarta pada tahun 2016 sebesar Rp.3,1 juta perbulan, maka jika angka upah minimum tersebut dikalikan 9,26%, hanya naik Rp.287 ribu. Kondisi demikianlah yang menjadi salah satu alasan buruh melakukan demonstrasi, sebab kenaikan Rp.287 ribu, tidaklah sebanding dengan kenaikan laju harga bahan pokok dan meningkatnya kebutuhan hidup buruh beserta keluarganya.

Demo yang selama sepekan terakhir diinisiasi oleh ribuan anggota Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dibawah kepemimpinan Said Iqbal itu, menginginkan kenaikan upah minimum propinsi di Jakarta pada tahun depan adalah sebesar Rp.650 ribu atau naik 21% dari besaran upah tahun 2016. (HAF)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of