Senin, 16 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
896

MA Kabulkan Kasasi Pengusaha Akibat Pekerja Tak Miliki Legal Standing

Gedung Mahkamah Agung, Jakarta (foto: news.detik.com)
Gedung Mahkamah Agung, Jakarta (foto: news.detik.com)

Jakarta | Dianggap tak miliki kedudukan hukum (legal standing), gugatan Syafaruddin terhadap PT. Kuala Cemerlang dan PT. Multimas Nabati Asahan dinyatakan tidak dapat diterima oleh Mahkamah Agung. “Mengadili sendiri, menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima,” demikian dikatakan Hakim Agung Zahrul Rabain, Kamis (26/5/2016) lalu.

Dalam putusan bernomor 155 K/Pdt.Sus-PHI/2016 tersebut, MA menilai Syafaruddin tidak mempunya hubungan hukum dengan PT. Multimas Nabati Asahan. “Tidak ada satu bukti atau keterangan saksi-saksi yang menyatakan bahwa Termohon Kasasi I/Penggugat mempunyai hubungan hukum dengan Pemohon Kasasi/Tergugat II, yang ada hanya hubungan hukum seluruhnya antara Termohon Kasasi I/Penggugat dengan Termohon Kasasi II/Tergugat I didasarkan kepada Perjanjian Kerja,” tegas Rabain.

Multimas dalam memori kasasinya menjelaskan, bahwa kuasa hukum Syafaruddin yang berasal dari unsur serikat pekerja, tidak pernah memberitahukan keberadaannya sebagai serikat pekerja di PT. Multimas. “Berdasarkan fakta hukum yang ada, di PT. Multimas Nabati Asahan, belum ada terbentuk Aliansi Serikat (.-red) dan kemudian juga tidak pernah menerima pemberitahuan tentang adanya terbentuk Aliansi Serikat, sehingga dengan demikian adalah nyata bahwa keberadaan Aliansi Serikat tidak memiliki kapasitas hukum (legal standing) untuk mewakili Termohon Kasasi,” jelas Sa’i Rangkuti selaku Kuasa Hukum PT. Multimas.

Putusan MA tersebut, setidaknya membatalkan Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan No. 52/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Mdn tanggal 28 September 2015, yang telah mengabulkan sebagian gugatan Syafaruddin. Diantaranya menetapkan perubahan status hubungan kerja yang semula pekerja kontrak menjadi pekerja tetap, dan pemberian uang pesangon sebesar Rp. 57,4 juta.

Perlu diketahui, Syafaruddin tidak lagi diperkenankan masuk bekerja ke lingkungan PT. Multimas Nabati Asahan yang berlokasi di Jl. Acces Road Inalum, Kabupaten Batubara sebagai perusahaan pemberi pekerjaan sejak 23 Mei 2014, dengan alasan sudah bukan lagi menjadi pekerja di PT. Kuala Cemerlang selaku perusahaan penyedia jasa tenaga kerja (outsourcing). (HAF)

2
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
1 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
adminboRizky Harahap Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Rizky Harahap
Guest

Mohon cek kembali putusannya bung, karena yang menjadi penggugat bukan serikat buruh. Namun Pekerjanya sendiri sehingga judul yang tepat adalah MA Kabulkan Kasasi Pengusaha Akibat Pekerja Tak Miliki Legal Standing. Terima kasih