Minggu, 21 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
831

Upah Proses Dihilangkan MA Saat Peralihan Status, UU Ketenagakerjaan Diuji ke MK

Ilustrasi. (gambar: refki-real.mywapblog.com)
Ilustrasi. (gambar: refki-real.mywapblog.com)

Jakarta | Baru-baru ini, Mahkamah Agung (MA) dalam amar putusannya seringkali menghilangkan penghukuman kewajiban pembayaran upah, selama pengusaha tidak mempekerjakan pekerjanya karena dalam proses pemutusan hubungan kerja (PHK) atau umum dikenal sebagai upah proses. Keadaan demikian, dipandang telah merugikan hak-hak pekerja dan sangat diskriminatif.

Ketidak-adilan tersebut, akhirnya dipersoalkan oleh Hery Shietra ke Mahkamah Konstitusi (MK). Shietra meminta MK agar menafsirkan kembali ketentuan Pasal 6, Pasal 59 ayat (7) dan Pasal 155 ayat (2) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Ia menganggap, Hakim Hubungan Industrial dalam memutus setiap perkara PHK, yang disertai dengan peralihan status perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (permanen), haruslah tetap memperoleh hak-hak normatifnya, yaitu pesangon, upah proses, cuti, jaminan sosial dan hak-hak lainnya.

Dalam permohonan yang akan disidangkan oleh MK pada 15 Nopember mendatang, dengan perkara No. 99/PUU-XIV/2016 itu, Shietra yang juga berprofesi sebagai Konsultan Hukum dan pendiri laman www.hukum-hukum.com, mencontohkan 4 (empat) putusan MA yang menghilangkan upah proses PHK. Diantaranya perkara antara Udin Ali Nai melawan PT. PG. Gorontalo, Yeyen, dkk melawan PT. Wujud Nawang Wulan, Oktoberto Daniel Sihombing melawan PT. Bank Sumut, dan Yuan Agusta melawan Hotel Sahid Jaya Solo.

Menurutnya, interpretasi Hakim yang demikian, memiliki bahaya laten karena berpeluang mengadu-domba kalangan buruh dengan pengusaha. “Apakah pengusaha yang sekalipun dengan itikad buruk menyalahgunakan sistem kontrak berhak atas hak pengampunan dari penghukuman upah proses?”, tuturnya. (HAF)

1
Leave a Reply

avatar
0 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of