Type to search

Berita

Bekerja di Kantor Hukum lain, MA Kualifikasi Mengundurkan Diri

Share
Gedung Mahkamah Agung, Jakarta. (foto: storyza.wordpress.com)

Gedung Mahkamah Agung, Jakarta. (foto: storyza.wordpress.com)

Jakarta | Berproses selama hampir satu setengah tahun, akhirnya perselisihan pemutusan hubungan kerja (PHK) antara Leonidas dengan Kantor Hukum Lontoh & Partners telah berkekuatan hukum tetap melalui Putusan Kasasi No. 203 K/Pdt.Sus-PHI/2016 oleh Mahkamah Agung (MA), Rabu (18/5/2016) lalu. MA menilai Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, tidak salah dalam menerapkan hukum dan tidak bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Alasannya, menurut MA, Leonidas selaku Pengacara yang telah dinyatakan lulus dalam masa percobaan di Kantor Hukum Lontoh sebagai Pengacara Litigasi sejak 7 Maret 2011, terbukti telah bekerja di Kantor Hukum lain. “Bahwa karena Pemohon Kasasi telah bekerja di kantor pengacara lain yang dibuktikan dengan adanya penandatanganan Pemohon Kasasi sebagai kuasa hukum, maka dengan demikian Pemohon Kasasi dapat dikualifikasikan telah mengundurkan diri,” tegas Hakim Agung Yakup Ginting.

Pertimbangan hukum MA tersebut, senada dengan PHI Jakarta Pusat. Menurut PHI yang dalam pertimbangan hukumnya dalam Putusan No. 140/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Jkt.Pst tanggal 17 September 2015, tindakan Penggugat yang terbukti secara nyata-nyata telah bekerja pada Kantor Advokat dan Konsultan Hukum lain terhitung sejak tanggal 18 Agustus 2014, tanpa memberitahukan kepada Tergugat, telah menunjukan bahwa Penggugat dengan sengaja secara diam-diam sudah tidak menginginkan lagi bekerja pada Tergugat.

Atas pertimbangan tersebut, PHI hanya menetapkan hak Leonidas yang wajid diberikan oleh Kantor Hukum Lontoh yang berkedudukan di Jl. HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat itu, berupa uang pisah sebesar Rp. 8 juta dari tuntutan yang diajukan sebesar Rp. 105 juta, seperti yang telah dianjurkan oleh Pegawai Mediator pada Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Administrasi Jakarta Pusat. (HAF)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *