Senin, 22 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
686

MA Tegaskan Pekerja Asing Tidak Dapat Menjadi Pekerja Tetap

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta | Majelis Hakim pada Mahkamah Agung (MA) yang diketuai oleh Hakim Agung Yakup Ginting, menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh Warga Negara Malaysia, Lau Chak Loong. Menurut MA, tenaga kerja asing yang  bekerja di Indonesia hanya dapat dipekerjakan dengan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak).

“Bahwa sesuai dengan Pasal 42 ayat (4) dan (5) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, Penggugat sebagai Tenaga Kerja Asing hanya dapat dipekerjakan di Indonesia dalam hubungan kerja untuk jabatan tertentu dan waktu tertentu, sehingga tidak ada alasan hukum hubungan kerja menjadi PKWTT,” ujar Ginting, Kamis (15/9/2016).

Putusan MA No. 697 K/Pdt.Sus-PHI/2016 tersebut, setidaknya menegaskan kedudukan pekerja yang berasal dari negara lain, hanya dapat bekerja di Indonesia dengan status sebagai pekerja kontrak. Meskipun perjanjian kerja yang ditanda-tangani bersama PT. Wira Pamungkas Pariwara tidak menyebutkan jangka waktu berakhirnya perjanjian kontrak.

Sebelumnya, Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dalam amar Putusan No. 274/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Jkt.Pst, tanggal 14 April 2015, juga telah menolak gugatan yang diajukan Lau Chak Loong. Dalam dalil gugatannya, Lau menganggap perjanjian kerja tertangal 1 Juli 2011 yang telah ia buat bersama perusahaan yang berlokasi di Jl. Jend. Sudirman, Jakarta Selatan tersebut, telah bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. (Haf)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of