Selasa, 17 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
738

Tak Sebut Kapasitasnya sebagai Direktur, Permohonan Kasasi Tidak Diterima

Ilustrasi. (foto: indonesialaborlaw.com)
Ilustrasi. (foto: indonesialaborlaw.com)

Jakarta | Mahkamah Agung (MA) memutuskan permohonan kasasi yang diajukan oleh PT. Sinamarinda Lintas Nusantara, tidak dapat diterima. Putusan tersebut diambil, lantaran dalam Surat Kuasa yang ditanda-tangani Finsa Noorcahyo, tidak menegaskan dirinya sebagai Direktur Perusahaan.

“Dalam Surat Kuasa Khusus tersebut tidak disebutkan bahwa: Finsa Noorcahyo, bertindak untuk dan atas nama PT. Sinamarinda Lintas Nusantara, dan tidak menegaskan selaku Direktur Perusahaan atau kuasanya, maka tidak sah mewakili perseroan, sehingga surat kuasa dari Pemohon Kasasi dalam pengajuan permohonan kasasi ini tidak memenuhi syarat,” tegas Hakim Agung Yulius selaku Ketua Majelis Hakim Kasasi.

Lebih lanjut Yulius mengatakan, bahwa yang berhak untuk bertindak mewakili sebuah perseroan adalah Direktur sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 92 dan Pasal 98 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007. Dengan demikian, menurutnya, permohonan kasasi perusahaan yang berlokasi di Sungai Rambai, Kabupaten Dharmasraya tersebut, tidak memenuhi Pasal 44 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985.

“Oleh karena itu permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi: PT. Sinamarinda Lintas Nusantara tersebut harus dinyatakan tidak dapat diterima,” ujar Yulius, Senin (19/9/2016) lalu membacakan Putusan dalam perkara kasasi dengan register No. 529 K/Pdt.Sus-PHI/2016. Atas putusan tersebut, perusahaan diwajibkan untuk melaksanakan Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Padang, No. 16/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Pdg tanggal 7 Maret 2016, yang menghukumnya untuk membayar uang pesangon sebesar Rp57,9 juta kepada mantan pekerjanya, Hengki Haryanto. (Yul)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of