Rabu, 23 Oktober 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
956

Dipecat Dua Kali, Buruh PT. Utax Berhak Atas Uang Pesangon

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta | Meski telah ada kesepakatan akan kembali dipekerjakan oleh PT. Utax Indonesia setelah diputuskan hubungan kerja sejak Juli 2014, Dedi, Dicki dan Lestari, akhirnya untuk kedua kali dipecat pertanggal 13 Februari 2015. Alasannya, tempat kerja ketiga orang pekerja tersebut sudah tidak ada lagi.

Tak terima dengan perlakuan perusahaan, melalui Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS), ketiga pekerja mengajukan tuntutan pembayaran uang pesangon sebesar Rp.198 juta ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Selain itu, para pekerja juga meminta PHI untuk melakukan penyitaan terhadap rekening bank yang dimiliki oleh perusahaan berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang tersebut.

Perusahaan berdalih, pemutusan hubungan kerja kepada ketiga pekerjanya adalah karena telah melakukan pelanggaran indisipliener, sehingga dapat diakhiri hubungan kerja setelah diberikan peringatan pertama, kedua dan ketiga. “Tergugat sudah memberikan peringatan pertama, kedua dan ketiga,” tukas Kaspo selaku kuasa hukum PT. Utax.

Menilai fakta hukum atas perselisihan yang berlangsung, Mahkamah Agung (MA) berpendapat Putusan PHI Bandung No. 232/Pdt.Sus-PHI/2015.PN.Bdg tanggal 21 April 2016, yang telah menghukum perusahaan untuk membayar uang pesangon sebesar Rp.122 juta, tidaklah salah dalam menerapkan hukum. Sehingga, permohonan kasasi yang diajukan oleh PT. Utax Indonesia tidak beralasan hukum.

“Bahwa oleh karena Tergugat telah dapat membuktikan bahwa Pemutusan Hubungan Kerja terhadap Para Penggugat dilakukan karena Para Penggugat telah melanggar Peraturan Perusahaan dan telah diberi peringatan pertama, kedua dan ketiga, maka alasan Pemutusan Hubungan Kerja tersebut telah sah menurut hukum,” ujar Hakim Agung Zahrul Rabain, membacakan pertimbangan hukum dalam perkara kasasi No. 545 K/Pdt.Sus-PHI/2016, Kamis (11/8/2016) lalu. (Yul)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of