Minggu, 21 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
760

Pengangkatan Karyawan Berdasarkan Hasil Evaluasi, Gugatan Ditolak

Pekerja PT. Samhongsa Motor Indonesia berunjuk rasa memperingati Mayday 2012.
Pekerja PT. Samhongsa Motor Indonesia berunjuk rasa memperingati Mayday 2012.
Pekerja PT. Samhongsa Motor Indonesia berunjuk rasa memperingati Mayday 2012.

Jakarta | Meskipun Asyiah, dkk (9 orang) mengajukan keberatan ke Mahkamah Agung (MA) atas Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, yang telah menolak gugatannya atas tuntutan bekerja kembali. Namun keberatan tersebut, tidak dapat dibenarkan oleh MA. Dalam kesimpulannya, MA menilai PHI Bandung tidak salah dan putusannya tidak pula bertentangan dengan undang-undang.

Padahal, Asyiah telah mendalilkan perjanjian yang ia pernah buat dengan perusahaan tempatnya bekerja di PT. Samhongsa Motor Indonesia, telah menyepakati mekanisme peralihan dari hubungan kerja waktu tertentu (kontrak) menjadi pekerja tetap. Lagipula, Putusan PHI No. 201/Pdt.Sus-PHI/2014/PN.Bdg tanggal 22 April 2015, dalam pertimbangan hukumnya, telah menyatakan perjanjian kerja kontrak yang dibuat bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan.

Namun demikian, MA berpendapat, antara para pekerja selaku Penggugat dengan perusahaan yang berlokasi di Jl. Jababeka, Cikarang Selatan, Kab. Bekasi tersebut, telah membuat kesepakatan mekanisme pengangkatan pekerja kontrak menjadi pekerja tetap, ditentukan melalui evaluasi yang dilakukan perusahaan terhadap pekerjanya.

“Menimbang, bahwa telah sesuai dengan perjanjian bipartit, yang pada dasarnya menyatakan bahwa pengangkatan para Penggugat dalam Perjanjian Kerja Untuk Waktu Tertentu ditentukan atas evaluasi dari Tergugat kepada para Penggugat,” ujar Hakim Agung Supandi, membacakan Putusan tingkat kasasi No. 420 K/Pdt.Sus-PHI/2015, Rabu (12/8/2015) lalu itu. (Haf)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of