Senin, 22 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
3.214

Dinyatakan Sah Mengundurkan Diri, MA Tetap Beri Pesangon Dua Kali Undang-Undang

PT. Olagafood Industri, di Jl. Dr. Sutomo, Medan. (foto: id469133.panpages.co.id)
PT. Olagafood Industri, di Jl. Dr. Sutomo, Medan. (foto: id469133.panpages.co.id)
PT. Olagafood Industri, di Jl. Dr. Sutomo, Medan. (foto: id469133.panpages.co.id)

Jakarta | Dalam amar Putusan Nomor 843 K/Pdt.Sus-PHI/2016, Mahkamah Agung (MA) secara tegas menyatakan Sukirmansyah mengundurkan diri sejak 23 Februari 2015. Namun, pernyataan pengunduran diri tersebut, ternyata harus disertai dengan pemberian uang pesangon sebesar 2 (dua) kali ketentuan Pasal 156 ayat (2) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

MA menilai, Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan, Nomor 32/Pdt.Sus-PHI/2016/PN.Mdn tanggal 25 April 2016, harus diperbaiki sepanjang pemberian uang pesangon. Sebab, PHI dalam amar putusannya, hanya menghukum PT. Olagafood Industri untuk membayar uang pisah sebesar Rp.4,5 juta, sesuai dengan ketentuan Pasal 168 ayat (1) UU 13/2003.

PHI menganggap Sukirmansyah telah mengundurkan diri akibat tidak masuk bekerja selama 5 (lima) hari berturut-turut ditempat kerja yang baru, yaitu di Tangerang. Padahal, Sukirmansyah mendalilkan dirinya menolak pemindahan tugas dari Medan ke Tangerang. Selain karena kondisi fisiknya lemah yang sering sakit-sakitan, ia juga tidak mungkin meninggalkan anak dan istri, serta kepercayaan sebagian besar anggotanya sebagai Ketua Serikat Pekerja.

MA dalam pertimbangan hukumnya, tidak menjelaskan alasan pemberian uang pesangon dua kali ketentuan undang-undang. “Menimbang, Mahkamah Agung berpendapat bahwa amar putusan Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Medan harus diperbaiki, sepanjang mengenai pemberian uang pesangon sebesar 2 (dua) kali ketentuan Pasal 156 ayat (2) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,” tegas Hakim Agung Zahrul Rabain, Kamis (13/10/2016) lalu. (-03)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of