Type to search

Berita

Tak Dapat Buktikan Waktu Masuk Kerja, Hakim PHI Potong Masa Kerja

Share
Gedung Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (foto: panoramio.com)

Gedung Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (foto: panoramio.com)

Jakarta | Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menetapkan masa kerja Surono, dkk (4 orang) sebagai pekerja PT. Union Plastik hanya 4 (empat) tahun. Padahal, ia dan ketiga temannya yang lain masuk bekerja antara tahun 2000 hingga 2010.

Majelis yang diketuai oleh Hakim Budhy Hertantiyo, beralasan, bahwa Surono dkk selaku Penggugat tidak dapat menunjukkan bukti-bukti yang menguatkan dalil masa kerjanya antara 6-16 tahun tersebut. Sedangkan perusahaan dapat membuktikan dalil bantahannya, dengan menunjukkan surat perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak).

“Sehingga sesuai ketentuan Pasal 59 ayat (7) UU No. 13 Tahun 2003, PKWT tersebut demi hukum menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu dan hubungan kerja antara Penggugat dengan Tergugat menjadi bersifat tetap terhitung tahun keenam PKWT,” tegas Hertantiyo, Kamis (26/01/2017) lalu.

Selain itu, PHI Jakarta Pusat tidak dapat mengabulkan gugatan bekerja kembali yang menjadi tuntutan Surono. Sebab, menurut Hertantiyo, hubungan kerja keduanya sangat sulit untuk tetap berlanjut, karena perusahaan yang berlokasi di Jl. Raya Kapuk Utara, Penjaringan, Jakarta Utara tersebut, tidak lagi menghendaki hubungan kerja berlangsung.

“Menyatakan putus hubungan kerja antara Para Penggugat dengan Tergugat terhitung sejak tanggal 31 Desember 2015,” ujar Hertantiyo membacakan amar putusan No. 277/Pdt.Sus-PHI/2016/PN.Jkt.Pst, seraya menghukum perusahaan untuk membayar uang kompensasi pesangon sebesar 2 (dua) kali ketentuan undang-undang, yang seluruhnya berjumlah Rp.149 juta. (-02)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *