Type to search

Berita

Tak Didaftar Sebagai Peserta Jaminan Sosial, TKA Berhak Dapatkan Uang JHT

Share
Ilustrasi. (foto: jakartakita.com)

Ilustrasi. (foto: jakartakita.com)

Jakarta | Hakim Agung pada Mahkamah Agung (MA), Zahrul Rabain menyatakan permohonan kasasi dalam perkara No. 34 K/Pdt.Sus-PHI/2016, yang diajukan oleh Chan Kok Pheng, Warganegara Malaysia yang bekerja selama 3 (tiga) tahun dengan sistem perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) di PT. Rebinmas Jaya, tidak beralasan hukum dan karenanya haruslah ditolak.

Chan dianggap telah melakukan kelalaian, dengan tidak kembali bekerja setelah melaksanakan cuti dari tanggal 18 sampai dengan 27 Desember 2014. Cuti tersebut ia gunakan dalam rangka menikahkan anaknya di Malaysia, dan disetujui oleh pihak perusahaan. “Seharusnya Penggugat kembali pulang ke Indonesia untuk menyelesaikan kontrak kerja yang telah disepakati, akan tetapi kenyataannya Penggugat tidak kembali pada waktu yang ditetapkan hingga berakhirnya masa kontrak kerja,” ujar Rabain, Kamis (3/3/2016) lalu.

Namun demikian, ditolaknya alasan kasasi Chan Kok Pheng tidak membatalkan Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Pangkalpinang, yang telah menghukum perusahaan yang berlokasi di Dusun Paritgunung, Kec. Badau, Kab. Belitung tersebut, untuk membayar Jaminan Hari Tua (JHT).

Dalam amar Putusan No. 02/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Pgp, tanggal 9 Juni 2015, perusahaan dihukum memberikan uang pengganti JHT sebesar Rp.54,3 juta, sebagai akibat hukum tidak didaftarkannya Chan ke dalam Program Jaminan Sosial. Chan keberatan tidak didaftarkan sebagai peserta jaminan sosial selama bekerja sejak Februari 2012, sehingga ia mengajukan tuntutan pembayaran JHT sebesar Rp.77,2 juta. (-03)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *