Type to search

Sekitar Kita

Terbitkan Permen, Pemerintah Masih Ambangkan Perlindungan Pekerja Kontrak & Outsourcing

Share
Ilustrasi. (gambar: refki-real.mywapblog.com)

Ilustrasi. (gambar: refki-real.mywapblog.com)

Jakarta | Jutaan pekerja kontrak dan outsourcing di Indonesia, tampaknya belum dapat bernafas lega. Perlindungan yang digadang-gadangkan oleh Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, dan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 100/Men/VI/2004, belumlah memberikan jaminan dan perlindungan serta kepastian hukum atas kelanjutan hubungan kerja dengan pengusaha.

Kini, Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan kembali menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 33 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaan. Upaya Pemerintah tersebut, dianggap oleh Pengamat Hukum Ketenagakerjaan, Muhammad Hafidz, belum dapat menjawab kebuntuan penyelesaian yang efektif dalam penanganan sengketa ketenagakerjaan yang bersumber dari sistem kerja kontrak dan outsourcing.

Menurutnya, meskipun dalam ketentuan Pasal 34-35 Permen dimaksud mengatur Nota Pemeriksaan Khusus terkait pelaksanaan penerapan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak), dan/atau penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lain (outsourcing), namun Permen tersebut tidak mengatur secara tegas sanksi hukum lain selain peralihan hubungan kerja menjadi pekerja tetap.

“Pengusaha yang tidak bersedia melaksanakan Nota Pemeriksaan terkait penyimpangan perjanjian kontrak dan outsourcing, hanya dilaporkan saja ke Kepala Pengawas dan Menteri-nggak ada sanksi lain, hanya itu,” ujar Hafidz, Minggu (20/2) di Cisoka, Tangerang. Lebih lanjut ia menyatakan, seharusnya, pengusaha yang tidak bersedia melaksanakan Nota Pemeriksaan, diberikan sanksi administratif, dari teguran lisan, tertulis, penghentian sementara hingga pencabutan ijin industri. “Tegas saja sanksinya, jangan dibuat ngambang dan abu-abu,” tuturnya. (-03)

2 Comments

  1. Sofpyan 12 Maret 2017

    Bosan sama birokrat busuk, banyak janji & omong kosong tok. Buruh kompak boikot bayar pajak

    Balas

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *