Sabtu, 20 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.164

MA: PHK Efisiensi Dapat Dibenarkan

Gedung Mahkamah Agung, Jakarta.

Jakarta | Majelis Hakim Kasasi pada Mahkamah Agung (MA) yang diketuai oleh Hakim Agung Panji Widagdo, berpendapat, pemutusan hubungan kerja dengan alasan efisiensi merupakan suatu tindakan yang dapat dibenarkan. Hal tersebut, sebagai langkah untuk mempertahankan proses produksi tanpa mengharuskan suatu usaha tutup permanen. Selain itu, MA berpendapat, Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mensyaratkan tutup permanen hanya bersifat law in abstracto [Baca: Hanya Bersifat Law in Abstracto, MA Kesampingkan Putusan MK], sedangkan MA lebih mempertimbangkan nilai-nilai keadilan dan kemanfaatan dalam memutus setiap perkara.

MA dalam putusannya No. 69 K/Pdt.Sus-PHI/2017 menilai, alasan efisiensi PT. Indo Baja Dayatama terhadap Abd. Hafiz Akbar, dkk (9 orang) bukanlah bagian dari alasan pemutusan hubungan kerja yang dilarang oleh Pasal 153 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Lagi pula menurut MA, dari 769 orang yang diputuskan hubungan kerjanya oleh perusahaan hanya 63 orang.

Atas pertimbangan hukum tersebut, MA mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan oleh perusahaan yang berlokasi di Jl. Semper Kebantenan, Jakarta Utara itu. MA menyatakan batal Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 188/Pdt.Sus-PHI/2016/PN.Jkt.Pst tanggal 13 Oktober 2016, dan menghukum perusahaan untuk membayar uang pesangon sebesar 2 kali ketentuan Pasal 156 ayat (2), uang penghargaan masa kerja sesuai Pasal 156 ayat (3) dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003.

Sebelumnya, PHI Jakarta Pusat telah mengabulkan gugatan Hafiz, dkk. PHI menyatakan pemutusan hubungan kerja yang dilakukan PT. Indo Baja Dayatama batal demi hukum. Dan mewajibkan perusahaan untuk mempekerjakan kembali Hafiz, dkk pada jabatan yang setara paling lambat 3 (tiga) bulan sejak putusan, disertai dengan pembayaran upah selama tidak dipekerjakan sebesar 3 (tiga) bulan upah. (-02)

2
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
JojonSofpyan Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Sofpyan
Guest
Sofpyan

Buruh sulit mencari keadilan dinegri ini. Hukum tdk lagi memihak orang² yg tertindas

Jojon
Guest
Jojon

Kalau Putusan MK tidak dianggap MA, ya lebih baik bubarkan aja MK. Untuk apa MK buat putusan kalau ngak ada kekuatan hukumnya.