Senin, 16 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
981

Menangi Quick Count, KSPI Berharap Anies-Sandi Naikkan Upah Buruh Jakarta Hingga Rp4 Juta

Ilustrasi. (Mindra Purnomo/detikcom)
Ilustrasi. (Mindra Purnomo/detikcom)

Jakarta | Perhitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Putaran II, Rabu (19/04) petang, melalui hitung cepat (quick count), menunjukkan Pasangan Calon (Paslon) Anies-Sandi unggul dari Basuki-Djarot, dengan selisih suara hingga 10%.

Hasil quick count, setidaknya memberikan sebuah kepastian kemenangan Paslon Anies-Sandi untuk memimpin Jakarta mulai Oktober 2017 mendatang. Kemenangan Anies-Sandi diharapkan dapat memberikan kontribusi positif kepada kaum buruh di Jakarta, demikian dikatakan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal.

Ia berharap, Gubernur terpilih dapat memperhatikan hak-hak buruh, seperti upah yang selama ini murah sekali bagi Jakarta. Menurutnya, Upah Minimum di Jakarta sebesar Rp3,3 juta sebulan selama ini jauh dari kata cukup, bahkan masih sangat murah dibandingkan dengan daerah lain seperti Bekasi dan Karawang. Sehingga dirinya berharap Gubernur nanti menetapkan besaran upah di tahun depan lebih dari Rp4 juta.

“Upah Jakarta masih murah, kalah dari Bekasi Rp3,5 juta dan Karawang Rp3,6 juta. Jadi upah minimum Jakarta harus lebih tinggi (dari Bekasi dan Karawang). Tahun 2018 diharapkan Rp4 juta lebih supaya enggak tertinggal dengan Karawang,” tukasnya. (-02)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of