Type to search

Berita

Ogah Bayar Pesangon Pensiun, Pekerja Disuruh Mengundurkan Diri

Share

Ilustrasi.

Medan | Masih beruntung, itu potongan kalimat yang tepat untuk Selo. Kamis (06/04) lalu, Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan membatalkan surat pengunduran diri yang ia buat pada 1 Agustus 2016. Sehingga, akibat dari berakhirnya hubungan kerja terhadap dirinya, haruslah disertai uang kompensasi pesangon sebesar Rp.64,6 juta.

Selama 20 tahun bekerja, Selo mengaku memiliki etos kerja dan disiplin yang baik hingga memasuki usia pensiun pada September 2016 lalu. Sehingga, tindakan perusahaan yang meminta dirinya untuk mengundurkan diri saat memasuki usia pensiun, dikualifikasikan sebagai bentuk pemutusan hubungan kerja sepihak, urai Selo sebagaimana surat gugatan yang diregister PHI Medan No. 13/Pdt.Sus-PHI2017/PN.Mdn tanggal 26 Januari 2017.

Keberatan Selo atas tindakan PT. Alfo Citra Abadi, tempat ia bekerja sejak tahun 1996, mendapatkan simpatik dari Majelis Hakim PHI. Tindakan perusahaan yang berlokasi di Desa Marendal, Kab. Deli Serdang itu dianggap tidak lazim dan berlebihan, karena jika-pun benar Selo mengundurkan diri karena usia pensiun, maka hak-hak normatifnya harus tetap diberikan.

Majelis Hakim juga menilai, perusahaan telah memanipulasi Selo dengan cara mengarahkan pekerjanya yang telah memasuki usia pensiun 57 tahun tersebut, untuk mengundurkan diri, yang bertujuan menggugurkan kewajiban perusahaan dalam membayar hak-hak normatif pekerja., dengan membuat kesepakatan bersama, pengunduran diri dan surat pernyataan untuk tidak melakukan tuntutan apapun dikemudian hari. (-02)

1 Comment

  1. Jono 2 Mei 2017

    Ada lagi kejadian hampir sama dengan uraian di atas. Karyawan pabrik sudah bekerja puluhan tahun dan mau mencapai usia pensiun di PHK dengan keterangan mengundurkan diri. Lagi hot dan tren sekarang ini.

    Balas

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *