Sabtu, 14 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
869

Pilkada Ibukota Putaran Kedua, Suara Buruh Terbelah

Paslon Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, Anies Baswedan (kiri) dan Basuki Tjahja Purnama (kanan). (foto: kompasiana)
Paslon Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, Anies Baswedan (kiri) dan Basuki Tjahja Purnama (kanan). (foto: kompasiana)

Jakarta | Dihari terakhir masa kampanye dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Putaran Kedua di DKI Jakarta, sebanyak 2 (dua) konfederasi serikat buruh mendeklarasikan dukungannya kepada Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 2, Basuki Tjahja Purnama-Djarot S Hidayat. Dalam acara yang juga dihadiri oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Rieke Dyah Pitaloka dan Masinton Pasaribu, Ahok-Djarot meraih simpatik dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) serta Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI).

Bertempat di GOR Ciracas, Jakarta Timur, kedua konfederasi serikat pekerja tersebut menamakan dirinya Aliansi Buruh se-DKI Jakarta. Dukungan itu didasari kepedulian Ahok-Djarot terhadap kepentingan para buruh di DKI Jakarta. Pewakilan Aliansi Buruh se-DKI Yayong Waryono menyatakan, kinerja Ahok-Djarot telah terbukti. “Basuki-Djarot telah teruji serta terbukti dalam memimpin untuk memperbaiki DKI Jakarta sejak 2014 lalu,” ujarnya dalam acara tersebut, Sabtu (15/04) siang tadi.

Sebelumnya, Koalisi Buruh Jakarta (KBJ) yang terdiri dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Federasi Serikat Pekerja Metal (FSPMI) dan Serikat Pekerja Nasional (SPN), telah menyatakan dukungannya kepada Paslon Nomor Urut 3, Anies Baswedan-Sandiago Uno. KBJ memilih Kantor DPP Partai Gerindra di Ragunan, Jakarta untuk mendeklarasikan dukungannya, Sabtu (01/04) lalu.

Dalam orasinya, Presiden KSPI, Said Iqbal meminta seluruh buruh ikut membantu pemenangan pasangan nomor urut tiga tersebut. Iqbal meminta buruh turut menyosialisasikan pasangan Anies-Sandi ke tetangga dan kerabat. Dia juga meminta kepada ratusan buruh yang hadir untuk turut menjaga TPS di sekitar rumahnya agar berlangsung tanpa kecurangan. “Siap untuk door to door? Jaga Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Serbu dan gempur Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Menangkan Jakarta Pusat,” kata Iqbal di hadapan ratusan buruh yang hadir. (-02)

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Barkah Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Barkah
Guest
Barkah

Seharusnya, setiap individu Buruh bebas mau memilih paslon mana saja dan tanpa larangan.
Oleh karenanya, kurang tepat bila dikemas dgn “Suara Buruh Terbelah”, karena setiap individu Buruh punya hak asasi untuk memilih siapa saja. Dan bahkan bagusnya memang harus terbelah. Kalau tidak terbelah malah menimbulkan pertanyaan.
Organisasi Serikat Buruh tidak pada kapasitas menggiring anggotanya ke paslon tertentu. Biarkan setiap individu merasakan dan mendapatkan ke-“MERDEKA”-annya secara sejati dalam memanfaatkan hak suara/piliihnya sesuai hati nuraninya.

Terima kasih.

Salam kompak,
Barkah