Sabtu, 20 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.022

Tak Ada Dasar Hukum, MA Benarkan Penolakan Mutasi

Ilustrasi. (gambar: pnsmenanam.blogspot.co.id)

Jakarta | Tindakan Asuwan dan Yuli Iswanto yang menolak perintah mutasi dari PT. Nusantara Sakti Group, dianggap oleh Mahkamah Agung (MA) sebagai tindakan yang dapat dibenarkan. Karena, menurut MA dalam putusannya No. 988 K/Pdt.Sus-PHI/2016, perintah mutasi terhadap keduanya antara 2 (dua) badan hukum atau perusahaan yang berbeda, merupakan perintah mutasi menjadi tidak sah.

Dengan alasan tidak mencapai target, Asuwan dan Iswanto yang dipekerjakan sebagai salesman pada cabang Palembang, sejak 15 Juli 2015 dimutasikan ke PT. Nusa Surya Ciptadana cabang Pagar Alam dan PT. Pos Jampang Kulon. Perusahaan berdalih, kedua perusahaan tersebut merupakan bagian dari PT. Nusantara Sakti Group.

Penolakan Asuwan dan Iswanto terhadap perintah mutasi, ditanggapi dengan permintaan pengunduran diri, yang kemudian ditolak oleh keduanya. Penolakan tersebut berakibat pada dihapusnya data absensi fingerprint, sehingga keduanya tidak dapat melakukan absensi. Setelah keduanya tidak dapat melakukan absensi, perusahaan melakukan pemanggilan bekerja sebanyak 2 (dua) kali, yang kemudian disusul dengan surat kualifikasi mengundurkan diri.

Tak terima dianggap mengundurkan diri, akhirnya Asuwan dan Iswanto menggugat PT. Nusantara Sakti Group ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Palembang. Atas gugatan keduanya, PHI menyatakan pemutusan hubungan kerja dengan kualifikasi mengundurkan diri bertentangan dengan hukum ketenagakerjaan yang berlaku, dan keduanya berhak atas uang pesangon, penghargaan masa kerja serta uang penggantian hak.

Demikian pula dengan MA, berdasarkan Peraturan Perusahaan PT. Nusantara Sakti Group, kebolehan melakukan mutasi adalah dari satu cabang ke cabang lain dalam satu perusahaan, dan sama sekali tidak mengatur mutasi antar perusahaan dalam satu group. Sehingga menurut MA, Putusan PHI No. 51/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Plg tanggal 10 Februari 2016, tidak bertentangan dengan hukum. (-02)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of