Kamis, 19 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.091

Tak Berhak Tanda Tangani Perjanjian, PHI Tetapkan Status Pekerja Tetap

Ilustrasi. (gambar: refki-real.mywapblog.com)

Pekanbaru | M Hendra Hartono, Branch Manager PT. Sinar Mas Multifinance, dianggap Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, tak berhak menanda-tangani perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) dengan Paskarius Manullang. Pasalnya, Hendra baru diangkat menjadi Branch Manager pada bulan Mei 2015, namun dirinya sudah menanda-tangani perjanjian kontrak bertanggal 24 Februari 2015.

Majelis Hakim PHI Pekanbaru yang dipimpin oleh Hakim Astriwati menilai, Hendra belum dapat menanda-tangani perjanjian atau perikatan apapun sebelum bulan Mei 2015. Sehingga, kedudukan Hendra mewakili perusahaan untuk menanda-tangani perjanjian kontrak menjadi tidak sah, dan perjanjian kontrak antara perusahaan dengan Paskarius batal demi hukum, serta statusnya menjadi pekerja tetap.

Dengan ditetapkannya status Paskarius menjadi pekerja tetap, maka PT. Sinar Mas Multifinance berkewajiban memberikan upah kepada Paskarius selama tidak dipekerjakan dengan alasan dirumahkan. Oleh karenanya, menurut Astriwati, dengan tidak diberikannya upah selama Paskarius dirumahkan, maka tindakan Paskarius yang meminta diakhiri hubungan kerja beralasan hukum untuk dikabulkan.

Dalam Putusan bernomor 73/Pdt.Sus-PHI/2016/PN.Pbr, perusahaan yang berlokasi di Jl. Riau, Pekanbaru itu, dihukum oleh PHI untuk membayar kepada Paskarius uang pesangon sebesar 2 kali ketentuan Pasal 156 ayat (2), uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (3) serta ayat (4) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. (-03)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of