Type to search

Berita

Termasuk Pekerjaan Tetap, Crew Restaurant Tak Bisa Dikontrak

Share

Ilustrasi. (foto: theasianpost.co.uk)

Jakarta | Dikabulkannya gugatan Lela Apriana, Abdul Aziz dan Abdul Hafids melawan PT. Fast Food Indonesia Tbk, oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Palembang, dikuatkan Mahkamah Agung (MA). Sebagai crew restaurant, Lela, dkk tidak dapat dipekerjakan dengan perjanjian kerja waktu tertentu atau kontrak.

Menurut MA, jenis pekerjaan yang biasa dilakukan diantaranya ditempatkan sebagai delivery, cashier dan lain-lain, bukanlah merupakan pekerjaan diluar kegiatan pokok perusahaan makanan siap saji yang dikenal dengan KFC itu. Sehingga perjanjian kerja kontrak, tidak dapat diadakan untuk pekerjaan yang bersifat tetap, dan demi hukum menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau pekerja tetap.

MA menilai, putusnya hubungan kerja Lela dkk yang semula disebabkan karena berakhirnya perjanjian kontrak yang berlaku hanya dua tahun pada 1 Maret 2015, haruslah dianggap sebagai pemutusan hubungan kerja tanpa kesalahan. Dengan demikian, MA sependapat dengan Putusan PHI Palembang No. 42/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Plg tanggal 15 Oktober 2015, yang menghukum perusahaan untuk membayar uang pesangon sebesar 2 kali ketentuan undang-undang.

Atas pertimbangan tersebut, MA dalam putusannya No. 975 K/Pdt.Sus-PHI/2016, menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh perusahaan yang berkantor pusat di Gedung Gelael, Jl. MT Haryono, Jakarta itu. MA tidak sependapat dengan alasan perusahaan yang menyatakan, kegiatan usaha di Palembang masih dalam tahap penjajakan atau percobaan. (-03)

2 Comments

  1. Deddy Ary 21 April 2017

    Salam Hormat

    Setelah membaca artikel ttg ketenagakerjaan pada Buruh Online, kami mohon bantuan pencerahan terkait dg masalah
    ketenagakerjaan yang menimpa kami.
    Kami adalah eks pekerja Bank BUMN dg jabatan Manajer di bagian kredit yg
    jenis pekerjaannya bersifat tetap & merupakan core business dibidang
    perbankan, yg mana wkt itu berstatus PKWT selama 1 th diperpanjang I untuk
    1 th dan diperpanjang untuk kedua kali selama 1 bln.
    Sebagai upaya Bipartit, kami berkirim surat, akan tetapi tdk ada tanggapan.
    Sesuai anjuran dari Disnakertrans kami dipekerjakan kembali, akan tetapi
    anjuran tersebut tidak dilaksanakan oleh Manajemen perusahaan.
    Akhirnya kami mengajukan gugatan ke PHI. Dalam amar putusan PHI menolak
    gugatan kami karena sesuai putusan MK No. 7/PUU-XII/2014, dalam pengajuan
    gugatan kami tidak ada nota pengawasan PPK dan tidak ada Pengesahan dari
    Pengadilan Negeri.
    Padahal menurut penilaian & analisa kami pihak Manajemen telah melanggar
    smua ketentuan sesuai Pasal 59 ayat (7) UU No.13 thn.2003, yang mana sudah
    kami sampaikan pada memori kasasi ke MA yg masih belum mendapat putusan
    hingga saat ini.

    Mohon petunjuk serta atas pencerahannya, diucapkan
    terima kasih.

    Hormat kami,

    Deddy Aryanto

    Balas
  2. Mul 12 Maret 2018

    Apakah KFC itu sudah mau bangkrut???
    Jadiin karyawan dari PKWT ke PKWTT aja tidak bisa memperpanjang kontraknya…
    PT.FASTFOOD INDONESIA Tbk. Sudah melanggar Udang-undangnya sendiri.
    Jujur saya sudah sangat menyesal pernah kerja di KFC.
    Semoga tidak ada kejadian terulang kembali.

    Balas

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *