Type to search

Sekitar Kita

Seluruh Anggota Serikat di Perusahaan Ini, Diwajibkan Unjuk Rasa

Share

Amal Subkhan, Ketua DPC FSPS Kab. Cirebon.

Cirebon | Entah bagaimana caranya, akhirnya Pengusaha PT. Makmur Artha Sejahtera mewajibkan seluruh anggota Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS), untuk berunjuk rasa di Pusat Pemerintahan Daerah (Pemda) Cirebon, Senin (22/05) esok. Dalam surat bernomor 003/MAS-MM/IX/2017 bertanggal 19 Mei 2017, manajemen perusahaan mempersilahkan anggota FSPS yang berunjuk rasa untuk masuk bekerja pada shift dua dan tiga.

Ketika ditanya oleh Redaksi buruhonline, terkait kebenaran surat tersebut, Amal Subkhan, Ketua Pimpinan Cabang FSPS Kab. Cirebon, mengaku tak bisa berkata-kata lagi. Entah perasaan apa yang sedang ia rasakan, tetapi ia bangga terhadap anggotanya yang telah semaksimal mungkin melakukan negosiasi dengan perusahaan, agar seluruh anggotanya diijinkan untuk berunjuk rasa.

Bukan hanya ijin, melainkan perintah wajib berunjuk rasa dari pengusaha, mungkin salah satu alasan yang membuat Amal tak mampu untuk memberikan pendapatnya. Rencananya, unjuk rasa yang digelar Kantor Pemda Cirebon esok, dalam rangka menekan pengusaha untuk melaksanakan pemberian hak-hak normatif bagi pekerjanya, dan menindak pengusaha yang masih melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003.

Cara itu menurut Amal, sebagai salah satu dari beberapa strategi FSPS untuk mendesak Pemda menindak-lanjuti segala pelanggaran undang-undang oleh Pengusaha di Cirebon. “Di Cirebon ini seolah-olah UU 13 tidak berlaku,” ujar Amal beberapa waktu yang lalu kepada buruhonline. (-03)

2 Comments

  1. Barkah 21 Mei 2017

    Mantab, Bang M. Hafidz.

    Salam,
    Barkah

    Balas
  2. Jono 22 Mei 2017

    Bagaimana fungsi pengawasan dari pemerintah ?

    Balas

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *