Rabu, 13 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
2.011

3 Tahun Rekomendasi Panja Outsourcing, Pengamat: Keangkuhan Perusahaan Negara

Achmad Ismail, Koordinator Geber BUMN.

Jakarta | Rekomendasi Panitia Kerja (Panja) Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), terkait beralihnya status hubungan kerja Outsourcing menjadi pegawai tetap di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai Perusahaan Negara, mangkrak dan enggan dilaksanakan oleh Pemerintah. Akibatnya, ratusan ribu pegawai outsourcing yang telah bertahun-tahun bekerja di perusahaan negara, semakin tidak jelas kepastian bekerjanya.

Sejak Desember 2014, Komisi IX DPR tak lagi menindak-lanjuti rekomendasi Panja yang seolah-olah telah dikangkangi oleh perusahaan-perusahaan milik negara. Seharusnya, berdasarkan ketentuan Pasal 74 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014, rekomendasi Panja bersifat wajib untuk dipatuhi oleh pihak yang dituju dalam rekomendasi tersebut (Kementerian BUMN). Namun kenyataannya, justru perusahaan-perusahaan milik negara secara massif melakukan pemutusan hubungan kerja dengan para pegawai outsourcing.

“ Kami sering mempertanyakan ke DPR, tentang kelanjutan rekomendasi Panja yang tidak digubris oleh perusahaan negara, namun sepertinya DPR ragu berinisiatif bersikap terhadap rekomendasinya sendiri,” ujar Ahmad Ismail, Koordinator GeberBUMN, Jum’at (9/6) siang tadi. Terhadap tindakan 13 perusahaan negara yang enggan menjalankan rekomendasi Panja Komisi IX DPR, Pengamat Ketenagakerjaan, Muhammad Hafidz mengatakan, perusahaan-perusahaan negara dengan keangkuhannya telah memberikan contoh buruk bagi perusahaan swasta dalam upaya penegakkan hukum.

Menurutnya, rekomendasi Panja DPR tidaklah berdiri sendiri. Sebab, sebelumnya Kementerian Ketenagakerjaan telah menerbitkan Nota Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan, yang menyatakan status hubungan kerja pegawai outsourcing beralih menjadi pegawai tetap BUMN. “Meskipun Nota tersebut bersifat administratif, seharusnya perusahaan-perusahaan negara itu patuh pada keputusan pejabat tata usaha negara, yaitu Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan,” tegasnya. (-03)

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
OSEN Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
OSEN
Guest
OSEN

Perusahaan negara saja seperti ini tidak patuh terhadap perintah negara…hemm jadi miris…