Type to search

Berita

Dua Mobil Ditetapkan Sebagai Sita Jaminan, Keberatan Perusahaan Ditolak MA

Share

Ilustrasi.

Jakarta | PT. Surya Madistrindo mengajukan keberatan ke Mahkamah Agung (MA) atas Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Ambon, yang telah menetapkan 2 (dua) unit mobil Avanza sebagai sita jaminan (conservatoir beslag), karena dianggap sebagai alat operasional dalam menjalankan kegiatan usaha perusahaan, dan tidak dimohonkan dalam surat gugatan.

”Pertimbangan Pengadilan Hubungan Industrial Ambon merupakan pertimbangan yang sewenang-wenang dengan kekuasaan yang dimilikinya serta mengabaikan ketentuan yang berlaku, dengan serta merta mengabulkan permohonan sita jaminan yang dimohonkan Termohon Kasasi secara sembunyi-sembunyi karena permohonan dilakukan bukan pada saat di persidangan”, demikian salah satu dalil keberatan perusahaan yang berlokasi di Baguala, Kota Ambon tersebut.

PHI dinilai tidak salah dalam menerapkan hukum, sehingga alasan keberatan yang dimohonkan oleh perusahaan, haruslah ditolak. Sehingga, dua unit mobil bernomor polisi DE 146 AG dan DE 1754 AD itu, dinyatakan sah dan berharga sebagai jaminan, atas pelaksanaan Putusan PHI yang telah menghukum perusahaan untuk membayar uang pesangon dan upah proses sebesar Rp.106,8 juta.

“Menyatakan sah dan berharga sita jaminan atas harta benda milik Tergugat pada tanggal 25 Agustus 2015 terhadap 1 (satu) unit mobil Avanza Nomor Polisi DE 446 AG dan 1 (satu) unit mobil Avanza Nomor Polisi DE 1754 AD”, ujar Hakim Agung Zahrul Rabain membacakan amar putusan kasasi yang diregister dengan perkara No. 40 K/Pdt.Sus-PHI/2017 tersebut. (-02)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *