Senin, 23 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.458

Kesepakatan Bekerja Kembali Tidak Dilaksanakan, MA: Bukan Gugat Menggugat

Ilustrasi. (gambar: pixabay.com)
Ilustrasi. (gambar: pixabay.com)

Jakarta | Mahkamah Agung (MA) sependapat dengan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, yang telah menolak seluruh gugatan yang diajukan oleh Slamet Riyadi, dkk (10 orang). Tuntutan agar diputuskan hubungan kerja oleh PT. Batarasura Mulia, akibat tidak lagi dipekerjakan setelah dijanjikan akan dipanggil paling lambat tanggal 6 Oktober 2014, tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Menurut MA, seharusnya Slamet memohon penetapan eksekusi atas kesepakatan bersama untuk dapat dipekerjakan kembali, bukannya mengajukan gugatan. “Bahwa apabila Kesepakatan Bersama tersebut tidak dilaksanakan oleh salah satu pihak, maka pihak yang dirugikan dapat mengajukan penetapan eksekusi ke Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri di wilayah Kesepakatan Bersama didaftarkan,” ujar Hakim Agung Zahrul Rabain.

Dalam kesepakatan tanggal 2 Oktober 2014, perusahaan berjanji akan memanggil bekerja kembali para pekerja yang masih berada diluar pabrik. Namun, meskipun kesepakatan tersebut telah didaftarkan ke PHI Bandung, namun perusahaan yang berlokasi di Desa Jatimulya, Bekasi itu tidak menepati janjinya. Sehingga, Slamet mengajukan gugatan yang diregister dengan No. 55/Pdt.Sus-PHI/2016/PN.Bdg.

Akan tetapi, PHI menolak seluruh gugatan Slamet. Menurut PHI, upaya hukum terhadap tidak dilaksanakannya Kesepakatan Bersama yang telah didaftarkan dengan Akta Bukti Pendaftaran Perjanjian Bersama melalui Bipartit Nomor 1656/BP/2016/PHI/PN.Bdg tersebut oleh salah satu pihak, adalah permohonan penetapan eksekusi bukan dengan gugatan. (-03)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of