Kamis, 18 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.222

Tergantung Kebutuhan Konsumen, Pengadilan Nilai Kontrak Kerja Sah

Ilustrasi.

Jakarta | Nofianti Maria, dkk (109 orang), tiada lagi peluang hukum lain selain mengajukan Peninjauan Kembali (PK) terhadap Putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA), yang sependapat dengan Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, atas putusnya hubungan kerja karena berakhirnya perjanjian kontrak.

Pasalnya, MA menilai pekerjaan yang diadakan merupakan jasa atas penjualan barang yang bukan milik PT. Aura Cantik, yang didasarkan pada perjanjian dengan pemilik barang sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan. Dinyatakan lebih lanjut, objek dan sifat pekerjaan yang diadakan oleh perusahaan distributor alat kecantikan dan parfum tersebut tergantung pada kebutuhan konsumen, sehingga objek pekerjaan bersifat tidak tetap dan telah memenuhi ketentuan Pasal 59 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003.

Alasan tersebut, menjadi dasar bagi Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Agung Pandji Widagdo, untuk menyatakan Putusan PHI Jakarta Pusat No. 133/Pdt.Sus-PHI.G/2016/PN.Jkt.Pst tanggal 29 Agustus 2016, tidak bertentangan dengan hukum, serta sekaligus menolak permohonan kasasi Nofianti, dkk yang diregister dalam perkara No. 1119 K/Pdt.Sus-PHI/2016.

Padahal, Nofi sudah berusaha menyakinkan Hakim Kasasi, bahwa kegiatan yang dilakukan di perusahaan yang berlokasi di Sunter Agung, Jakarta Utara tersebut, tidak pernah terputus-putus atau terus menerus selama lebih dari 3 (tiga) tahun, bahkan sejak 1997. Oleh karenanya, Nofi meminta agar perusahaan menerbitkan surat pengangkatan terhadap diri dan teman-temannya. (-02)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of