Selasa, 16 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
817

Belum Sebulan Bekerja, Perusahaan Dihukum Bayar Sisa Kontrak

Ilustrasi.

Medan | Belum genap sebulan bekerja, Hendra yang ditempatkan sebagai Brand Manager diakhiri perjanjian kontraknya oleh PT. Indokarya Tirta Cendana terhitung sejak 26 Januari 2016. Hendra dianggap sering terlambat dan tidak disiplin, sehingga ia diberhentikan dengan uang pisah sebesar Rp.2,5 juta, walaupun perjanjian kerja kontrak yang ditanda-tanganinya baru berakhir pada 2 Januari 2017.

Hendra tak dapat menerima pengakhiran kontrak sepihak tersebut, ia menuntut pembayaran sisa kontraknya selama 11 bulan gaji. Melalui surat gugatan bertanggal 27 Februari 2017, Hendra meminta Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan, untuk menghukum perusahaan yang berlokasi di Pangkalan Mansyur, Medan Johor membayar kepadanya sisa kontrak, dan memerintahkan perusahaan mengembalikan ijazah asli miliknya.

Atas gugatan mantan pekerjanya itu, perusahaan berkeberatan dengan tuntutan Hendra. Sebab, perusahaan sudah berulang kali menegur Hendra untuk tidak datang terlambat dan melakukan absen melalui mesin finger print. Namun, teguran perusahaan tidak diindahkan oleh Hendra. Sehingga, perusahaan beranggapan produktifitas Hendra tidaklah baik, dan diputuskan untuk diberhentikan.

Meskipun Hendra kerap ditegur, akan tetapi menurut Majelis Hakim PHI, Hendra tidak terbukti telah melakukan pelanggaran disiplin, karena perusahaan tidak pernah memberikan Surat Peringatan. Oleh karenanya, menurut PHI, kesalahan yang dilakukan oleh Hendra masih dalam batas kewajaran untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja. “Sehingga Majelis berpendapat tidak semestinya tindakan PHK yang harus dilakukan oleh Tergugat”, ujar Ketua Majelis Hakim Jamaluddin membacakan pertimbangan hukum dalam Putusan No. 45/Pdt.Sus-PHI/2017/PN.Mdn.

Jamaluddin juga berpendapat, sebagai konsekuensi logis atas tindakan pengakhiran perjanjian kontrak yang dilakukan perusahaan, maka Majelis Hakim mempertimbangkan untuk mewajibkan perusahaan membayar hak-hak Hendra atas sisa kontrak kerja dari waktu yang telah disepakati. “Menghukum Tergugat untuk membayar hak-hak Penggugat sesuai ketentuan Pasal 162 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dengan perincian upah sisa kontrak kerja 11 bulan dikalikan upah sebulan sebesar Rp.3,5 juta menjadi Rp.38,5 juta”, ucap Jamaluddin, Rabu (26/4) lalu. (-02)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of