Type to search

Berita

Mogok Tidak Sah Hanya Sehari Tidak Dapat Dijadikan Alasan PHK

Share

Ilustrasi.

Jakarta | Mahkamah Agung (MA) menolak keberatan yang diajukan oleh PT. Klip Plastik Indonesia, atas putusan bekerja kembali yang telah diputuskan oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Serang, tanggal 11 Oktober 2016 lalu. Menurut MA, perusahaan tidak mempunyai alasan untuk dapat memutuskan hubungan kerja Carliyanto, dkk (125 orang).

Sebab, lebih lanjut MA mengatakan, mogok kerja secara spontan yang dilakukan oleh Carli dan kawan-kawannya, hanya satu hari yaitu pada 18 Agustus 2015, dan keesokannya masuk bekerja seperti biasa. Sehingga, pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh perusahaan, dengan alasan mogok kerja tidak sah. Terlebih menurut MA, perusahaan menggunakan Peraturan Perusahaan yang telah daluarsa, sebagai dasar pemutusan hubungan kerja terhadap Carli dkk.

“Sehingga PHK oleh Pengusaha kepada Para Pekerja adalah batal demi hukum dan Para Pekerja (Para Penggugat wajib) dipekerjakan pada posisi semula,” ujar Ketua Majelis Hakim pada tingkat Kasasi, Hakim Agung Sudrajad Dimyati, Selasa (25/4/2017) lalu. “Mengadili, menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi PT. Klip Plastik Indonesia tersebut”, lanjut Dimyati membacakan amar Putusan Kasasi No. 346 K/Pdt.Sus-PHI/2017.

Selain memerintahkan perusahaan yang berlokasi di Batu Ceper, Kota Tangerang itu, untuk mempekerjakan kembali Carli dan kawan-kawan, PHI Serang sebelumnya juga menjatuhkan hukuman berupa perintah membayar upah yang biasa diterima Carli terhitung sejak 26 Agustus 2015 sampai dengan putusan berkekuatan hukum tetap pada bulan April 2017 atau sebanyak 20 bulan, serta uang paksa sebesar Rp.100 ribu perhari setiap perusahaan lalai menjalankan putusan. (-02)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *