Type to search

Berita

Tetapkan Uang Pensiun, PHI Nyatakan Putusan Dapat Dijalankan Walau Ada Kasasi

Share

Ilustrasi. (foto: kabarjambi.net)

Palangka Raya | Hakim Erwantoni menghukum PT. Mukti Sawit Kahuripan, untuk membayar uang pensiun terhadap Bambang Winarto dan Mujianto, karena telah berusia 60 tahun. Keduanya dinyatakan berhak atas pesangon sebesar 2 kali ketentuan undang-undang, yang berjumlah Rp.116 juta, demikian amar Putusan dalam perkara No. 4/Pdt.Sus-PHI/2017/PN.Plk, yang dibacakan oleh Erwantoni, Selasa (20/6/2017) lalu.

Tak hanya hukuman pembayaran pesangon, Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Palangka Raya, juga menyatakan putusannya tersebut dapat dilaksanakan terlebih dahulu walaupun perusahaan melakukan upaya hukum kasasi. Erwantoni berpendapat, permintaan kedua pekerja agar putusan dapat dijalankan terlebih dahulu, dapat dikabulkan.

Putusan tersebut, dinilai oleh Praktisi Hukum Ketenagakerjaan Muhammad Hafidz, merupakan terobosan hukum yang patut dijadikan yurisprudensi bagi pengadilan hubungan industrial yang lain, ketika mengadili perkara pemutusan hubungan kerja karena pensiun. Menurutnya, pekerja yang telah memasuki usia pensiun tidak seharusnya menempuh proses hukum ke PHI, karena membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

“PHK karena usia pensiun tidak perlu dibawa ke pengadilan dan tidak perlu putusan pengadilan sesuai undang-undang ketenagakerjaan, karena jika pengusaha tidak bersedia membayar uang pensiun dapat dipidana dengan ancaman penjara maksimal lima tahun”, ujar Hafidz, Selasa (15/8) siang. (-03)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *