Jumat, 13 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.388

Tidak Cakap Melakukan Pekerjaan, Tidak Dapat Jadi Alasan Pemutusan Kontrak

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Pekanbaru | Diputuskan hubungan kerjanya sebelum masa perjanjian kontrak berakhir, akhirnya Rudi Sitorus mendapatkan keadilan. Melalui Putusan No. 96/Pdt.Sus-PHI/2016/PN.Pbr, Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru menyatakan PT. Hutahaean telah melakukan wanprestasi (ingkar janji) terhadap perjanjian kontrak yang dibuat untuk Periode Juli sampai dengan Desember 2016.

PHI menilai PT. Hutahaean tidak dapat memutuskan perjanjian kerja kontrak dengan Rudi secara sepihak sebelum waktunya, meskipun dalam perjanjian diatur mengenai adanya syarat pengakhiran kontrak akibat tidak cakap dalam melakukan pekerjaan.

“Menimbang, bahwa seyogjaya hubungan kerja tetap berlanjut dan tidak boleh mensyaratkan adanya penilaian atas kemampuan kerja, oleh karenanya klausul atau syarat-syarat yang termuat dalam perjanjian awal bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakaerjaan yang berlaku, sehingga tidak mempunyai kekuatan mengikat para Pihak”, ujar Hakim Martin Ginting, Kamis (9/3/2017).

Atas pertimbangan tersebut, Majelis Hakim PHI menghukum perusahaan yang berlokasi di Jl. Cempaka, Pekanbaru tersebut, membayar uang ganti rugi kepada Rudi berupa upah September hingga Desember 2016, yang seluruhnya berjumlah 28 juta. Selain itu, perusahaan juga dihukum untuk membayar tunjangan hari raya keagamaan secara proporsional. (-03)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of