Selasa, 16 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
637

Atasi Pengangguran, Walikota Dumai Susun Perda Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Ilustrasi. (foto: kupastuntas.co)
Ilustrasi. (foto: kupastuntas.co)

Dumai | Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai, Suwandi, akan segera mengusulkan ke Walikota Dumai, untuk mengatur persentase tenaga kerja lokal. Menurut Suwandi, aturan tersebut untuk melindungi tenaga kerja lokal yang belum bekerja di Kota Dumai sebanyak 2.000 orang.

Suwandi mengatakan, tenaga kerja yang telah bekerja berasal dari Kota Dumai, baru 500 orang dari 2.500 tenaga kerja. “Kita akui hingga kini bari 500 pencari kerja memperoleh kesempatan kerja di beragam perusahaan yang ada di Dumai”, terangnya, Minggu (17/09). Berdasarkan data pembuatan kartu kuning yang diterbitkan Disnaker sebagai kartu yang biasa digunakan untuk mencari kerja, terverifikasi jumlah calon tenaga kerja yang mengajukan sebanyak 2.500 orang.

Peraturan Walikota, diharapkan dapat memberikan kesempatan besar kepada tenaga kerja lainnya. “Salah satu caranya dengan menyusun Peraturan Walikota Dumai, agar jumlah tenaga kerja lokal bisa mencapai 100 persen, khususnya untuk posisi kerja non skill”, ujar Suwandi.

Ia mencontohkan, keberadaan Peraturan Walikota mengenai jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan, telah berhasil disosialisasikan. “Hal ini bermanfaat bagi pekerja. Bagi pemberi kerja yang tidak mendaftarkan pekerjanya untuk jaminan sosial, tentu akan diberi sanksi tegas”, tegas Suwandi.

Berdasarkan catatan buruhonline, telah ada tiga daerah yang mengatur prioritas penggunaan tenaga kerja lokal. Yaitu diantaranya, Kabupaten Siak melalui Perda No. 11 Tahun 2001, Kota Pekanbaru melalui Perda No. 4 Tahun 2002, dan Kabupaten Karawang melalui Peraturan Daerah No. 1 Tahun 2011. (-02)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of