Type to search

Sekitar Kita

Belum Datangi Pabrik, Buruh Adukan Dinas Tenaga Kerja ke Ombudsman

Share

Ilustrasi.

Jakarta | Kurang maksimalnya pelayanan Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Utara, akhirnya di adukan ke Ombudsman. Setelah hampir sebulan mengadu penyimpangan penerapan perjanjian kontrak di PT. Internusa Food, dan belum ada pemeriksaan ke lapangan, membuat Abdul Hakim dan kawan-kawan kecewa dengan lembaga pelayanan publik itu.

Mereka merasa belum mendapatkan jaminan perlindungan dan kepastian hukum dari Dinas Tenaga Kerja. Menurut mereka, seharusnya Dinas Tenaga Kerja dapat segera menindak-lanjuti pengaduannya. Agar ada kepastian hukum, maka dugaan pelanggaran kerja kontrak di perusahaan yang memproduksi permen tersebut, harus segera diperiksa. “Pegawai Disnaker harus datang ke pabrik dan memeriksa perjanjian kontrak yang dibuat oleh perusahaan”, ujar Abdul Hakim, Rabu (27/9).

Setelah musyawarah dengan perusahaan, mereka memutuskan untuk menempuh upaya hukum melalui Dinas Tenaga Kerja. Mereka meminta agar Disnaker segera menerbitkan Nota Pemeriksaan yang berkaitan dengan penyimpangan perjanjian kontrak, kepesertaan jaminan sosial, dan dugaan pelanggaran kebebasan berserikat. “Kami telah berunding dengan pihak personalia, perusahaan menawarkan uang kompensasi tapi kami tolak, karena kami ingin bekerja”, lanjut Abdul.

Upaya melaporkan ke Ombudsman dalam rangka meminta kepastian hukum pelaksanaan pelayanan publik yang menjadi tugas Disnaker, menjadi pilihan keenam pekerja pada perusahaan yang berlokasi di Kapuk, Jakarta Utara itu. “Kami pernah bertemu dengan pekerja pada perusahaan lain yang mengadu, mereka sampai tiga bulan belum dilakukan pemeriksaan di perusahaannya”, tegas Abdul. Ia berjanji akan terus mengawal kasus yang dialaminya ini sampai manapun, termasuk apabila harus ke pengadilan. “Ini bukan soal kalah dan menang, tapi yang kami inginkan adalah adanya perlindungan negara kepada rakyatnya. Sampai pengadilan-pun kami siap”, tutur Abdul. (-03)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *