Senin, 23 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
628

Surat Kuasa Tak Sebutkan Pengadilan, Gugatan Tak Dapat Diterima

Ilustrasi. (foto: merdeka.com)

Medan | Gugatan Maswadayani dan Serti Nuriko Sitorus terhadap PT. Dambosko Bronton serta PT. Hokinda Citra Lestari, di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan, dinyatakan oleh Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Jamaluddin tidak dapat diterima (Niet Onvankelijke verklaard), Senin (14/8/2017).

Alasannya, karena gugatan yang diajukan melalui kuasa hukumnya menggunakan surat kuasa yang tidak secara jelas dan spesifik menyebutkan untuk keperluan berperkara di pengadilan. “Oleh karena penerima kuasa sebagai kuasa para Penggugat ternyata tidak secara jelas dan spesifik menyebutkan surat kuasa untuk keperluan berperkara dipengadilan yakni membuat, menandatangani dan mengajukan gugatan tersebut, yang bersifat kumulatif dan apabila tidak terpenuhinya salah satu unsur mengakibatkan kuasa menjadi tidak sah”, ujar Jamaluddin.

Sebelumnya, Maswadayani dan Serti yang telah bekerja lebih dari 5 tahun, disuruh oleh PT. Dambosko Bronton untuk menanda-tangani perjanjian yang tidak diketahui isinya. Karena menolak, keduanya diberikan surat peringatan hingga akhirnya diputuskan hubungan kerja sejak 15 April 2016, tanpa uang pesangon karena dianggap sebagai pekerja kontrak.

Keduanya dalam surat gugatan yang diregister PHI Medan No. 109/Pdt.Sus-PHI/2017/PN.Mdn, keberatan jika dianggap sebagai pekerja kontrak, karena perjanjian kerja yang mereka tanda-tangani bertentangan dengan Pasal 59 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Oleh karena itu, mereka meminta agar ditetapkan menjadi pekerja tetap, dan apabila diputuskan hubungan kerja haruslah disertai dengan uang pesangon sejumlah Rp.47 juta lebih. (-03)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of