Type to search

Sekitar Kita

Demo Buruh: Tuntut Status Pekerja Tetap, Pabrik Es Krim Syaratkan Pengangkatan

Share

Ratusan buruh PT. Alpen Food Industry, Bekasi melakukan mogok kerja.

Bekasi | Untuk kedua kalinya sejak 17 Nopember lalu, ratusan buruh PT. Alpen Food Industry, Bekasi melakukan mogok kerja. Para buruh yang mayoritas adalah perempuan, menuntut dipekerjakan sebagai pekerja tetap. Mereka menganggap, perusahaan pabrik es krim dengan merk AICE itu, tidak memenuhi syarat untuk mempekerjakan pekerjanya dengan status kontrak.

Dalam pemogokan pertama yang dilakukan sejak 2 Nopember, para buruh yang didampingi oleh Serikat Gerakan Buruh Bumi Indonesia (SGBBI), telah setuju adanya pengangkatan pekerja berdasarkan hasil dialog dengan perusahaan yang difasilitasi oleh pegawai Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi. Namun, alih-alih langsung mengangkat pekerjanya menjadi pekerja tetap, diikuti dengan persyaratan yang harus dipenuhi oleh pihak pekerja.

PT. Alpen menerbitkan surat edaran yang berisi tentang prosedur pengangkatan pekerja melalui proses seleksi. Sontak syarat tersebut ditolak oleh pihak pekerja. Sebab, perusahaan tidak memenuhi syarat mempekerjakan pekerja kontrak dalam Pasal 59 Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 dan Kepmenakertrans No. 100 Tahun 2004. Tidak terpenuhinya syarat itu, menyebabkan status kontrak menjadi batal demi hukum, dan dengan sendirinya menjadi pekerja tetap.

Melalui press release yang diterima redaksi buruhonline.com, pabrik es krim yang rencananya akan menjadi salah satu sponsor penyelenggaraan Asian Games 2018 itu, dinilai telah menciderai hak kepastian bekerja para pekerjanya. Apalagi adanya dugaan pelanggaran penyimpangan pemberian upah yang tidak sesuai dengan besaran upah minimum yang berlaku di tahun 2016. (-02)

2 Comments

  1. Sylvana 24 November 2017

    Mengenai aksi demonstrasi dan mogok kerja #salam15hari buruh PT Alpen Food Industry yang direncanakan pada hari Jumat tanggal 17 November 2017 hingga Sabtu, 2 Desember 2017, PT Alpen Food Industry selaku pihak yang dilibatkan hendak memberikan penjelasan sebagai berikut:

    1. Perusahaan sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh sebagian pekerja yang tergabung dalam Serikat Gerakan Buruh Bumi Indonesia (SGBBI) PT Alpen Food Industry. Dengan ini Perusahaan yang beroperasi dan memproduksi es krim di Indonesia sejak tahun 2015 ingin menegaskan kembali bahwa perusahaan selalu menilai pekerja sebagai sumber daya paling berharga yang dimiliki dan selama ini selalu mencoba menjalankan budaya penuh moral yang mengedepankan jaminan seluruh hak karyawan dapat terpenuhi sesuai dengan ketentuan hukum terkait ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia. Bagi Perusahaan, pekerja yang kompeten dan lingkungan kerja yang kondusif merupakan komponen penting yang membuat Perusahaan dapat terus berjalan hingga kini.
    2. Kami memahami bahwa mogok kerja merupakan hak dari serikat pekerja. Namun, perusahaan kami yang beroperasi di Indonesia, patuh terhadap peraturan pemerintah dan karyawan juga perlu memahami Pasal 137 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, terkait mogok kerja baru dapat dilakukan apabila perundingan yang dilakukan gagal untuk menghasilkan kesepakatan.
    3. Perlu kami sampaikan bahwa saat ini Perusahaan dan SGBBI sedang menjalani proses mediasi yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, sebuah proses perundingan antara Perusahaan dan SGBBI. Besar harapan kami bahwa semua pihak terkait dapat menghormati proses mediasi yang sedang berjalan dalam rangka penyelesaian perselisihan ini.
    4. Walaupun kegiatan operasional produksi Perusahaan masih dapat berjalan, namun tidak dapat dipungkiri bahwa aksi mogok mempengaruhi kegiatan produksi. Hal ini berdampak pada kemampuan Perusahaan untuk dapat melaksanakan kewajibannya kepada para pekerjanya, yang tidak hanya terdiri dari anggota SGBBI, tetapi juga pekerja lain yang tidak tergabung dalam SGBBI.
    5. Dapat kami sampaikan bahwa upah yang diterima karyawan PT. Alpen Food Industry berada di atas rata-rata kawasan, pun belum termasuk lembur dan tunjangan lainnya. Tunjangan di dalam gaji yang kami berikan mencakup tunjangan makan, transportasi, shift, kehadiran. Adapun tunjangan di luar upah yang perusahaan berikan adalah uang lembur, tunjangan jabatan, ulang tahun, kematian, pernikahan, dan kelahiran. Oleh sebab itu, para buruh sangat menghargai pekerjaan ini dan para pekerja kontrak berupaya untuk menjadi pegawai tetap di PT. Alpen Food Industry. Setelah mediasi antar perusahaan dan serikat kerja, para buruh emahami dan mengikuti peraturan UU Indonesia untuk menjadi karyawan tetap. PT. Alpen Food Industry akan terus membantu dan memperjuangkan karyawan agar memiliki hidup yang lebih sejahtera.

    Terimakasih atas dukungan dan perhatiannya. Seperti yang telah diamati, akhir-akhir ini banyak bermunculan pemberitaan yang belum dikonfirmasi kebenarannya ke pihak PT Alpen Industry yang bisa merugikan perusahaan serta distributor. Perusahaan akan terus berupaya untuk memberikan penjelasan dan informasi untuk mengklarifikasi kebenaran berita. Selain itu, perusahaan juga sudah melakukan tindakan pelaporan ke pihak berwajib untuk menyelesaikan masalah yang melanggar hukum di atas. Mohon jangan sungkan untuk menghubungi kami dan melapor ke perusahaan apabila anda mengetahui pemberitaan yang belum dikonfirmasi ke pihak perusahaan. Kami sangat mengharapkan bantuan dan dukungan Anda semua.

    Balas
    1. adminbo 28 November 2017

      Redaksi buruhonline telah menyetujui publikasi tanggapan dari PT. Alpen Industry atas pemberitaan terkait.
      Demikian, terima kasih.

Leave a Comment adminbo Cancel Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *