Rabu, 17 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
372

Bekerja di Bengkel Mobil, Tukang Cat Tuntut Pesangon

Ilustrasi. (foto: viva.co.id)
Ilustrasi. (foto: viva.co.id)

Jakarta | Setelah 3 tahun diputuskan hubungan kerja tanpa kejelasan hak-hak yang harus diterimanya, akhirnya Amir Zaini tukang cat pada Bengkel Mobil Mitra Jaya mendapatkan jawaban atas ketidakpastian itu. Mahkamah Agung (MA) menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Asiang, Pemilik Bengkel.

Alasan Asiang memutuskan hubungan kerja Amir tanpa disertai pemberian uang pesangon, adalah karena sudah tua dan hasil mengecatnya tidak bagus. Merasa telah bekerja selama 8 tahun dengan jam kerja selama 48 jam dalam seminggu tanpa lembur, memaksa Amir menggugat bengkel tempatnya bekerja ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan.

Berbekal anjuran dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan, Amir mendaftarkan gugatannya terhadap Asiang selaku Pemilik Bengkel ke PHI Medan, dengan nilai tuntutan uang pesangon dan upah lembur sebesar Rp.112 juta lebih. Menanggapi gugatan Amir, Asiang berdalih dirinya tidak mempunyai hubungan kerja dengan siapapun, termasuk Amir yang merupakan rekanan kerja untuk mengecat mobil-mobil pesanan konsumen di bengkelnya.

Majelis Hakim PHI Medan pada tanggal 13 April 2015 melalui Putusan No. 2/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Mdn, menilai terbukti adanya hubungan kerja antara Amir dengan Asiang, dan sekaligus menghukum Asiang selaku Pemilik Bengkel untuk membayar uang kompensasi PHK kepada Amir Zaini sebesar Rp.64,7 juta.

Atas Putusan PHI tersebut, Asiang menolak untuk menjalankannya dan memilih mengajukan upaya hukum ke MA. Akan tetapi upaya Asiang tidaklah diterima MA. Dalam Putusan Kasasi No. 501 K/Pdt.Sus-PHI/2015 yang diterbitkan MA pada 21 September 2015, dan Putusan PK No. 4 PK/Pdt.Sus-PHI/2017 tanggal 8 Februari 2017, MA berpendapat, ketiadaan perjanjian kerja tertulis antara Amir Zaini dan Asiang yang menjadi pertimbangan bagi PHI untuk menetapkan pemberian uang pesangon, sudah benar dan tidak ada kesalahan dalam menerapkan hukum. (-02)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of